Pimpinan Law Firm JTMP, Siswandi Sebut Pegi Setiawan Bisa Dijatuhi Hukuman Mati

- Editor

Rabu, 12 Juni 2024 - 11:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CIREBON, KANALINDONESIA.COM – Setelah menghilang selama delapan tahun, Pegi Setiawan, terduga otak di balik pembunuhan keji Muhammad Rizki Rudiana (Eki) dan Vina Arsita Dewi (Vina), akhirnya ditangkap oleh Polda Jawa Barat di kawasan Kopo, Kota Bandung pada Selasa, 21 Mei 2024.

Pegi Setiawan, yang juga dikenal dengan nama alias Perong, diduga menjadi dalang utama dalam kasus pembunuhan sadis yang terjadi pada Sabtu malam, 27 Agustus 2016.

Menurut Pimpinan Law Firm Jagratara Merah Putih (JTMP), Siswandi, jika terbukti bersalah, Pegi dapat dijatuhi hukuman yang lebih berat dibandingkan delapan tersangka lainnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau terbukti dia (Pegi Setiawan alias Perong) sebagai otak pembunuhan Vina dan Eki, dia bisa dijatuhi hukuman mati,” ujar Siswandi di Cirebon, Rabu, 12 Juni 2024.

Baca Juga :  Danlantamal III Jakarta Ikuti Shalat Idul Adha 1445 H /2024 M di Kolat Koarmada I

Senada dengan Siswandi, Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Jules Abraham Abast, menyatakan bahwa Pegi dikenakan pasal berlapis, termasuk Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana dan Pasal 81 ayat 1 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

“Ancaman pidana mati, seumur hidup, dan paling lama 20 tahun kurungan penjara,” tegas Kombes Pol Jules Abraham Abast pada Minggu, 26 Mei 2024 lalu.

Meskipun Pegi menyangkal keterlibatannya dalam pembunuhan tersebut, polisi tetap menuduhnya sebagai pelaku utama dalam rencana pembunuhan ini.

Pegi dituduh menyusun rencana untuk menghabisi nyawa Vina dan Eki menggunakan kayu, batu, dan senjata tajam. Tidak hanya itu, Pegi juga diduga melakukan pemerkosaan terhadap Vina yang saat itu berusia 16 tahun.

Baca Juga :  Jurnalis KOMPAK Berkurban 4 Sapi dan 2 Kambing

Kasus ini terjadi di jembatan layang Cirebon, Kecamatan Talun, Cirebon, Jawa Barat, di mana Vina dihabisi nyawanya. Para pelaku, yang merupakan anggota geng motor, juga membunuh Eki, kekasih Vina. Dalam kasus ini, polisi telah menetapkan sembilan orang sebagai tersangka. Delapan diantaranya telah divonis, dengan tujuh pelaku dijatuhi hukuman penjara seumur hidup dan satu lagi, yakni Saka Tatal, divonis delapan tahun penjara dan telah bebas pada tahun 2024 setelah mendapat remisi.

Sementara itu, Pegi Setiawan alias Perong yang baru ditangkap pada Mei 2024 lalu, saat ini masih ditahan di Mapolda Jawa Barat. ()

Berita Terkait

Danlantamal III Jakarta Ikuti Shalat Idul Adha 1445 H /2024 M di Kolat Koarmada I
Jurnalis KOMPAK Berkurban 4 Sapi dan 2 Kambing
Tes Parameter Jadi Acuan Kesiapan Atlet Jelang Porkab dan BK Porpov
Gugatan PT Best Chrusher Sentralindojaya Ditolak PN Surabaya
Perkuat Layanan Hukum Bidang Perdata, BPJS Kesehatan Teken MoU Dengan Kejari Surabaya
Jajaran Lantamal III Jakarta Melalui Patkamla Gerbang 1.3-59 Kenalkan Alutsista TNI AL Kepada TK Hang Tuah Cirebon
Pentingnya Melestarikan Modal Alam Biru Melalui Inisiatif Strategis
Menginspirasi Generasi Muda, Ketum GPAN Edukasi Pelajar SMAN 1 Kota Cirebon tentang Pencegahan Bullying dan Bahaya Narkoba

Berita Terkait

Selasa, 18 Juni 2024 - 19:56 WIB

Danlantamal III Jakarta Ikuti Shalat Idul Adha 1445 H /2024 M di Kolat Koarmada I

Selasa, 18 Juni 2024 - 19:22 WIB

Jurnalis KOMPAK Berkurban 4 Sapi dan 2 Kambing

Sabtu, 15 Juni 2024 - 20:34 WIB

Tes Parameter Jadi Acuan Kesiapan Atlet Jelang Porkab dan BK Porpov

Sabtu, 15 Juni 2024 - 13:20 WIB

Gugatan PT Best Chrusher Sentralindojaya Ditolak PN Surabaya

Rabu, 12 Juni 2024 - 21:41 WIB

Perkuat Layanan Hukum Bidang Perdata, BPJS Kesehatan Teken MoU Dengan Kejari Surabaya

Rabu, 12 Juni 2024 - 13:56 WIB

Jajaran Lantamal III Jakarta Melalui Patkamla Gerbang 1.3-59 Kenalkan Alutsista TNI AL Kepada TK Hang Tuah Cirebon

Rabu, 12 Juni 2024 - 11:30 WIB

Pimpinan Law Firm JTMP, Siswandi Sebut Pegi Setiawan Bisa Dijatuhi Hukuman Mati

Selasa, 11 Juni 2024 - 20:32 WIB

Pentingnya Melestarikan Modal Alam Biru Melalui Inisiatif Strategis

KANAL TERKINI

KANAL MILITER

Kasau Kunker ke Lanud Adi Soemarmo

Rabu, 19 Jun 2024 - 20:54 WIB

KANAL PONOROGO

MHR Mantap Maju Pilkada 2024 Ponorogo, Daftar Bacabup ke PKB

Rabu, 19 Jun 2024 - 17:31 WIB