Sementara itu, Ketua K3S Menganti, Maskuri berpesan kepada wali murid agar anaknya terus melanjutkan ke sekolah berikutnya.
“Jangan sampai berhenti disini, anak-anak kita harus melanjutkan ke jenjang berikutnya SMP, MTS, maupun ke pondok pesantren, pemerintahan pusat telah wajibkan kepada anak-anak kita untuk wajib belajar selama 9 tahun,” ujarnya.
Pihaknya juga menyampaikan terimakasih kepada Kepala sekolah, yang awal muridnya di SDN Sidojangkung ini sekitar 350 sekian, dan sekarang sudah mencapai 450 lebih, jadi mohon dukungan dari wali murid, komite, guru dan Pemerintah Desa Sidojangkung, agar dunia pendidikan ini berkelanjutan dan dapat melahirkan siswa yang berdaya saing tinggi.
“Mari kita jaga data kita, kita jaga baik kondusifitas wilayah, mari kita jalin komunikasi yang baik untuk membangun sinergitas yang seimbang. Pesan saya jangan ada yang saling menjatuhkan, kompak rukun adalah kunci sukses membangun sebuah lembaga untuk anak didik kita agar menjadi orang yang sukses,”lanjutnya.
Pada penghujung acara, edukasi dari Kanit Lantas Polsek Menganti, Ipda Tasmani, pihaknya menghimbau kepada wali murid, anak-anak kita adalah aset, mereka adalah ujung tombak dalam menentukan harkat martabat keluarga.
“Awasi betul putra putri kita, jangan bangga kalau anak-anak kita bisa mengendari sepeda motor, yang kita utamakan adalah keselamatan dalam berkendara. Kami juga berharap kepada bapak ibu semua untuk bekerjasama menciptakan situasi yang kondusif demi keamanan dan ketertiban wilayah Menganti,”pungkasnya.

