“Kami menyampaikan terima kasih juga pada Grand Syeikh Al Azhar Syekh Ahmed el-Tayyeb yang mana kampus Al Azhar telah banyak berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan warga Jawa Timur khususnya guru madin dan para lulusan pondok pesantren Jatim. Kami berharap kerjasama ini juga terus berlanjut sehingga lahir tokoh-tokoh berpendidikan Jatim lulusan kampus kenamaan dunia Al Azhar Mesir,” pungkas Khofifah.
Di sisi lain, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), K.H. Yahya Cholil Staquf, juga sempat menyampaikan sambutan hangat dalam acara Resepsi Bersama Grand Syekh Al-Azhar, Prof. Dr. Ahmed El-Tayeb.
“Yang Mulia Imam Akbar Al-Azhar Syaikh Dr. Ahmad Al-Tayeb, selamat datang di Indonesia, negeri Ahlus Sunnah Wal Jama’ah. Negeri yang seribu tahun lalu menyambut kedatangan Ahlus Sunnah Wal Jama’ah dengan ramah, kemudian merengkuh hidayah Ahlus Sunnah Wal Jama’ah itu sebagai bagian dari peradabannya sambil tetap bersikukuh untuk mempertahankan keramah-tamahannya kepada siapa saja walaupun berbeda, dan terus bertekad melestarikan persaudaraan, kesetaraan, dan harmoni di tengah aneka-ragam suku, budaya, dan agama,” ujar Gus Yahya.
(*)

