Tanggapan Bupati Ponorogo Soal Penurunan Minat Bersekolah di SD Negeri
PONOROGO, KANALINDONESIA.COM: Lima Sekolah Dasar (SD) Negeri di Ponorogo dinyatakan tidak memiliki siswa baru pada penyelenggaraan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2024/2025.
Menurut data yang dimiliki Dinas Pendidikan Ponorogo, 5 SD tersebut adalah SDN 4 Jurug Kecamatan Sooko, SDN Truneng Kecamatan Slahung, SDN Baosan Lor Kecamatan Ngrayun, SDN 1 Bajang Kecamatan Mlarak, dan SDN Setono Kecamatan Jenangan.
Fakta ini ternyata sampai ke telingan Sugiri Sancoko Bupati Ponorogo. Dalam hal ini, dia menyatakan akan duduk bersama dan mencarikan solusi terbaik.
“Kami akan mencoba mencari tahu bersama dinas pendidikan dan tokoh masyarakat kenapa minat bersekolah di SD ini menurun, apakah karena keberhasilan KB atau persaingan antar sekolah yang berbasis agama atau apa,”ungkapnya.
Diapun mengaku bahwa ternyata selain ada 5 SD Negeri yang tidak mendapat dapat siswa baru sama sekali, ternyata ada 4 sekolah dasar yang hanya mendapat 1 siswa baru saja.
“Menurut data yang ada, ada 5 sekolah dasar yang sama sekali tidak mendapat siswa baru, ada 4 sekolah dasar yang hanya mendapat 1 siswa baru, dan beberapa yang mendapat diatas 2 siswa baru,”lanjutnya.
Disinggung soal Regrouping, dia mengaku berat untuk melakukan hal tersebut. pasalnya, akan muncul asumsi bahwa Negara tidak hadir dalam pendidikan di daerah tersebut.
“Jika kemudian kita Regrouping sekolah-sekolah tersebut, kita juga salah. Kok Negara tidak hadir dalam pendidikan di desa itu. Tetapi jika sekalipun dilakukan Regrouping, tentu saya akan pamit agar tidak muncul anggapan Negara tidak hadir dalam segi pendidikan di daerah tersebut,”ungkapnya.
Orang nomor 1 di Ponorogo pun mengaku tidak akan menyalahkan pihak manapun. Dalam hal ini, dia pun akan mencarikan solusi terbaik.
“Ini adalah kenyataan yang harus kita hadapi, tidak perlu menyalahkan siapapun. Tentu akan kita carikan jalan keluar agar pendidikan tetap berjalan,”pungkasnya. (Imam_kanalindonesia.com)











