Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL LAMONGAN

Masyarakat Petani Diminta Kawal 6 Point Hasil Rapat Tindak Lanjut Permasalahan Fungsi Rawa Sekaran

Masyarakat Petani Diminta Kawal 6 Point Hasil Rapat Tindak Lanjut Permasalahan Fungsi Rawa Sekaran
  1. Ir. Fauzy Nasruddin, Sekretaris Dinas PU SDA Provinsi Jawa Timur                             
  2. Gunadi, Kepala Dinas Dinas PU Sumber Daya Kab. Lamongan
  3. Ir. Moh. Fajar Taufiq, PSDA Kepala Bidang Irigasi                Dinas SDA Provinsi Jawa Timur
  4. Ir. Zacharia Oesman, Kepala UPT UPT PSDA WS. Bengawan Solo di Bojonegoro
  5. Ahmad Kurniawan, Camat Sekaran Kabupaten Lamongan
  6. Budiono, Sekretaris Kecamatan Karanggeneng Kabupaten Lamongan
  7. Herawati Anna P, Subkoor Perencanaan SDA BBWS Bengawan Solo hadir via Zoom Meeting
  8. Ari Pudji Astono, Subkoor Wasdal Bidang Binfat Dinas PU SDA Provinsi Jawa Timur
  9. Ir. Amos Sangka, subkoor pemeliharaan bidang SWP Dinas PU SDA Provinsi Jawa Timur
  10. Karmono, Kepala Seksi PPM Kecamatan Kalitengah, Kaupaten. Lamongan
  11. Ir. Bagus Akbar Thufaili, Staf Bidang PSDA Dinas PU SDA Provinsi Jawa Timur
  12. Kastiar Fazal Ketua GHIPPA D.I. Rawa Sekaran
  13. Sudiono Ketua  GHIPPA D.I. Rawa Manyar
  14. Hamim  Anggota IP3A D.I. Bengawan Jero
  15. Muchtar Ketua Paguyuban Petani Kecamatan Sekaran  

Hal tersebut diungkapkan oleh satu peserta yang hadir di Surabaya dari perwakilan Paguyuban Petani Kecamatan Sekaran Ir.Muchtar kepada awak media mengatakan,” Alhamdulillah delegasi rapat sudah mendapatkan enam poin kesepakatan mohon rekan seperjuangan dalam wadah FORUM KOMUNIKASI PEDULI Rawa SE Lamongan agar terus mengawal hasil kesepakatan tersebut. Jangan sampai terjadi seperti tahun 2001 selama 30 tahun tak ada tindak lanjut dan aksi nyata.

Masih menurut Muchtar,” kita bermohon agar pihak provinsi berkomunikasi dengan pimpinan jajaran Kodim 0812 dan pimpinan Polres Lamongan untuk koordinasi kapan rencana pengamanan saat pemasangan sosialisasi pasang banner dan rencana penertiban tambak liar harus terealisasi. Para petani menunggu aksi nyata,” ujarnya ( Amin Santoso).

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita