Sementara isu kesehatan mental menjadi perhatian utama bagi Gen Z karena mereka lebih terbuka dalam membicarakan masalah seperti kecemasan, depresi, dan stres, serta mencari dukungan untuk mengatasi masalah ini.
“Di balik kesan cuek dan pemburu kesenangan, Gen Z sangat peduli dengan ketidaksetaraan sosial dan ekonomi. Mereka sering terlibat dalam kampanye dan gerakan yang bertujuan untuk mengurangi kesenjangan ini. Mereka juga mencari tahu tentang kesetaraan rasial, gender, dan hak lainnya yang dinilai penting bagi Gen Z,” jelas Jokhanan lagi.
Sementara terkait privasi data dan keamanan digital, ini melekat dengan fakta tingginya penggunaan teknologi. Gen Z sangat peduli dengan privasi data dan keamanan digital. Mereka menginginkan lebih banyak kontrol atas informasi pribadi mereka dan transparansi dari perusahaan teknologi.
“Gen Z juga fokus pada akses terhadap pendidikan berkualitas dan peluang kerja yang adil. Mereka mencari cara untuk memastikan bahwa mereka memiliki keterampilan yang diperlukan untuk sukses di masa depan,” tutup Jokhanan. (Tim)

