INDRAMAYU, KANALINDONESIA.COM – Sebagai perusahaan petrokimia terkemuka, PT Polytama Propindo terus memperlihatkan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat. Di usia operasionalnya yang ke-29, Polytama memposisikan diri sebagai penggerak sinergi antara pemerintah daerah, pelaku industri, dan masyarakat dalam berbagai upaya pelestarian lingkungan.
Polytama, penghasil resin polipropilena pertama di Indonesia, telah meraih penghargaan tertinggi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) berupa PROPER Emas selama empat periode berturut-turut sejak 2020. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus berinovasi dan melahirkan program-program unggulan yang berdampak positif bagi lingkungan dan masyarakat.
Inovasi Oligotrik: Mengubah Limbah Menjadi Energi Listrik
Memasuki tahun kelima partisipasinya di PROPER, Polytama meluncurkan program “Oligotrik” (Oligomer Jadi Listrik), yang mengelola limbah B3 oligomer menjadi sumber energi listrik. Energi ini digunakan untuk menggerakkan motor listrik ramah lingkungan, yang kini telah dimanfaatkan secara internal di lingkungan perusahaan.
Sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan, Polytama memperluas manfaat program Oligotrik ke masyarakat sekitar melalui kelompok binaannya, Bang Pilo (Pengembangan Pindang Lombang). Bang Pilo sebelumnya berhasil membawa Polytama meraih PROPER Emas keempat pada 2023, berkat upaya pemanfaatan produk polipropilena untuk memperpanjang umur simpan ikan pindang serta pelatihan kewirausahaan bagi kelompok penjual pindang di Desa Lombang.
Dalam inisiatif terbaru ini, Polytama menyerahkan empat motor listrik kepada kelompok Bang Pilo. Motor-motor tersebut menggunakan daya listrik yang dapat diisi ulang di stasiun pengisian khusus yang disediakan oleh perusahaan. Penggunaan motor listrik ini diharapkan mampu mengurangi polusi udara serta limbah B3, sekaligus menekan biaya operasional kelompok Bang Pilo yang selama ini menggunakan sepeda kayuh untuk mendistribusikan produk pindang ke berbagai desa.
Dukungan untuk Perekonomian Desa Lombang
Kepala Desa Lombang, H. Pandi, menyampaikan apresiasinya terhadap perhatian Polytama. “Penyerahan motor listrik kepada kelompok Bang Pilo adalah bukti nyata dukungan Polytama terhadap Desa Lombang. Kami berharap langkah ini dapat memajukan perekonomian desa, sehingga pindang Lombang yang merupakan ciri khas kuliner desa kami bisa lebih dikenal luas,” tuturnya.
Program Oligotrik ini tidak hanya mengurangi dampak lingkungan, tetapi juga meningkatkan produktivitas masyarakat. Polytama berharap inovasi ini akan mendukung kebijakan pemerintah terkait penggunaan kendaraan listrik, sekaligus memperluas jangkauan distribusi pindang Lombang, yang pada akhirnya akan meningkatkan pendapatan kelompok Bang Pilo.
Menghubungkan Program untuk Masa Depan Berkelanjutan
Polytama juga tengah mengembangkan program lanjutan bertajuk Sistem Distribusi Hijau (Si Dia) yang diintegrasikan dengan Oligotrik. Dengan adanya program yang saling terhubung ini, Polytama berharap dapat terus memotivasi seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga sinergi dalam mewujudkan kontribusi terbaik bagi lingkungan.
“Kami berharap kontribusi ini menjadi bukti nyata komitmen Polytama dalam memajukan komunitas melalui inovasi. Penggunaan motor listrik tidak hanya mendukung lingkungan, tetapi juga meningkatkan ekonomi lokal,” ujar M. Andri Nugroho, GA & Community Development Manager Polytama.
Dengan langkah-langkah inovatif ini, Polytama menunjukkan bahwa keberhasilan bisnis bisa sejalan dengan keberlanjutan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.

