Untuk diketahui, Program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD) adalah program kerjasama antara Pemerintah Indonesia dengan International Fund for Agricultural Development (IFAD) yang dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa (PEID) Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal.
Program TEKAD bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi rumah tangga perdesaan melalui pengembangan mata pencaharian atau usaha ekonomi produktif yang berkelanjutan di 25 (dua puluh lima) Kabupaten yang ada di 9 (sembilan) Provinsi yaitu Nusa Tenggara Timur, Maluku, Maluku Utara, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua, Papua Selatan, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan. Dari kiri: August Naru (Kepala Dinas PMD Kabupaten Ngada/baju biru),Yunita Helen Foerayo (Fasilitator TEKAD Monev/baju abu), Fiktorinus Roja (Dirkektur BUMDes Inegena/baju merah), Yerimias Meno (Kasi Pemberdayaan Masyarakat Bajawa Utara/baju hitam batik) Wilfridus Welo Ngala (Kepala Desa Inegena/Baju kuning, Jusma (Ketua KPB/baju biru tas merah belakang). Nang

