Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL NGAWI

Pengurus PC Pergunu Periode 2024-2029 di Ngawi Dilantik

Pengurus PC Pergunu Periode 2024-2029 di Ngawi Dilantik

NGAWI, KANALINDONESIA.COM: Pengurus Cabang (PC) Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Kabupaten Ngawi perode 2024-2029 resmi dilantik di Pendopo Wedya Graha Pemkab Ngawi, Sabtu kemarin (18/1/2025).

Pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua PW Pergunu Jawa Timur, Abdul Mujid, Serta dihadiri kepala dinas pendidikan dan kebudayaan Ngawi dan Perwakilan Kementerian Agama Ngawi serta Ketua Tanfidziyah PCNU Ngawi Rudi Triwachid.

Dalam sambutannya, Mujid berharap PC Pergunu Ngawi di pemimpin Nuri Karimatunisa sebagai ketua, bisa membawa angin segar dalam dinamisasi organisasi profesi pendidik di Kabupaten Ngawi.
Menurut Mujid, PC Pergunu Ngawi yang dinahkodai Nuri harus mampu meningkatkan eksistensi dan motivasi pada para pendidik, khususnya di lingkup NU.

” Peran Pergunu diharapkan mampu menjawab kebutuhan-kebutuhan guru, khususnya di sekolah dan madrasah,” ujarnya.
“Eksistensi Pergunu di Kabupaten Ngawi sebelumnya sudah ada, meskipun perlu dimotivasi. Alhamdulillah, dengan terpilihnya pengurus baru ini akan menambah semangat dan mampu menjawab kebutuhan-kebutuhan guru, khususnya di sekolah dan madrasah,” tambah Abdul Mujid.

Ketua PC Pergunu Ngawi, Nuri Karimatunisa, juga mengajak seluruh pengurus untuk turut berperan aktif dalam mencerdaskan bangsa.

Nuri berharap selain sebagai pendidik, Pergunu juga berperan mewujudkan guru-guru yang mempunyai nilai-nilai ahlussunnah waljamaah.

,” Para guru yang tergabung dalam Pergunu khususnya, dapat meningkatkan kemampuannya dan berkarakter sesuai dengan kebutuhan para pendidik di masa kini dan masa mendatang,” katanya.
Pergunu merupakan salah satu organisasi profesi yang diakui pemerintah. Namun, yang membedakan yaitu, Pergunu merupakan salah satu badan otonom NU. Kita berharap untuk guru-guru ini bukan saja sekadar mencerdaskan bangsa, tetapi mempunyai nilai-nilai yang dibutuhkan zaman ini dan zaman akan datang,” Ungkap Nuri.

“Kita akan mengawali dengan membentuk kepengurusan di 19 kecamatan. Yang lebih penting lagi juga menyiapkan tim advokasi, karena guru pun butuh perlindungan. Selain itu juga meningkatkan kesejahteraan para guru,” pungkasnya. (rzl)

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita