Ia pun menyampaikan bahwa pemberdayaan itu tidak hanya memberikan manfaat bagi perempuan, tetapi juga bagi masyarakat secara keseluruhan dan berkelanjutan.
Pemberdayaan perempuan juga dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga secara keseluruhan karena perempuan memiliki kemampuan yang baik berkenaan dengan kualitas pendidikan, kesehatan, dan mata pencaharian di dalam rumah tangga.
Sementara itu, Ketua Umum PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi komitmen dari Kementerian Koperasi dan Menteri Desa PDT yang secara khusus menggandeng Muslimat NU dalam mewujudkan pencapaian tujuan pembangunan.
Dikatakan Khofifah saat ini terdapat 150 Koperasi Primer dan lebih dari 500 tempat pelayanan koperasi di seluruh Indonesia yang berada di bawah naungan Muslimat NU.
“Kita semua bersyukur bahwa pada agenda Pleno Kongres Muslimat NU ini Pak Mendes dan Pak Menkop Budi Arie hadir dan menberikan komitmennya yang kuat untuk semangat bunda -bunda di cabang agar kita bisa bertumbuh berkembang bersama,” kata Khofifah.
Begitu juga dengan kerjasama dengan Kemendes PDT. Pihaknya siap untuk menggerakkan jaringan Muslimat NU untuk meningkatkan peran dalam mewujudkan desa-desa inklusif di Indonesia.
(Tim)

