Kerja sama yang dimaksud yakni mengembangkan sekaligus memasarkan produk-produk dari Jatim dibawa ke Maluku Utara dalam rangka membentuk ekonomi dan memajukan masyarakat Jawa Timur yang ada di Kota Ternate.
“Produk bisa dipasarkan berupa sembako, ayam, telur, minyak goreng. Karena itu potensinya bagus ke Ternate dan Halmahera,” ungkapnya.
Sebagai informasi, pertemuan Khofifah dengan masyarakat Jatim di Maluku Utara dalam rangka Misi Dagang dan Investasi antar dua provinsi pada Rabu, (12/3) di Sahid Bela Hotel.
Turut hadir, Wali Kota Ternate Tauhid Soleman, Forkopimda Maluku Utara, Kepala Perangkat Daerah Provinsi Jatim serta para asosiasi pedagang dan para direktur BUMD.
Penyerahan cinderamata oleh Ketua PPKJ Warsono kepada Gubernur Khofifah sekaligus pemberian plakat. Juga ada tali asih sebesar Rp50 juta yang diserahkan Gubernur Khofifah kepada Ketua PPKJ Warsono.

