Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
Daerah

Polemik Stadion Bima Cirebon Memanas, Bina Sentra Tempuh Jalur Hukum

Polemik Stadion Bima Cirebon Memanas, Bina Sentra Tempuh Jalur Hukum

Fasilitas lainnya seperti toilet, ruang ganti pemain, hingga area loket tiket juga terbengkalai.

“Bahkan, loket tiket sudah dihuni pedagang kaki lima dan dijadikan tempat tidur. Ruang ganti pemain rusak parah. Kondisi ini yang membuat saya sedih sebagai putra daerah,” katanya.

Proses pembenahan sudah mencapai 70 persen. Subagja menargetkan pekerjaan ini rampung dalam enam bulan, dengan perbaikan rumput memakan waktu sekitar 3–4 bulan.

Selain itu, ia juga mengganti kursi tribun yang rusak, mengecat ulang tembok dan pagar stadion, serta memperbaiki ruang ganti agar lebih bersih dan nyaman.
Terkait protes dari sejumlah pihak,

Subagja merasa heran. Menurutnya, ketika stadion dalam kondisi rusak parah, tidak ada yang peduli. Namun, saat progres pembenahan hampir selesai, justru muncul polemik.

“Kenapa baru sekarang diributkan? Waktu kondisinya hancur, di mana peran Askot? Seharusnya mereka sejak awal berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk membenahi. Saya ini hanya ingin membantu, bukan untuk kepentingan pribadi,” ujarnya.

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita