Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
Opini

Manfaat Terapi Oksigen Hiperbarik Pada Kasus Autoimun

Manfaat Terapi Oksigen Hiperbarik Pada Kasus Autoimun

Penyakit autoimun menyebabkan kerusakan pada berbagai organ dan jaringan. HBOT mendorong penyembuhan dan regenerasi jaringan yang rusak dengan merangsang produksi sel punca. Sel punca ini kemudian dapat bermigrasi ke area yang rusak dan membantu memperbaiki serta membangun kembali jaringan tersebut. Peningkatan oksigenasi juga mendukung pertumbuhan pembuluh darah baru (angiogenesis), yang vital untuk perbaikan jaringan.

Oksigen bertekanan tinggi pada dosis yang tepat, bisa membantu tubuh mengelola stres oksidatif. Stres oksidatif, yang disebabkan oleh ketidakseimbangan antara radikal bebas dan antioksidan, seringkali memperburuk kondisi autoimun. HBOT dapat meningkatkan produksi enzim antioksidan alami tubuh, sehingga membantu menetralkan radikal bebas yang berbahaya.

Infeksi bakteri juga memicu atau bahkan memperparah kondisi penderita autoimun. Namun, Bakteri anaerob (yang tidak membutuhkan oksigen untuk tumbuh) dan beberapa bakteri aerob tertentu tidak dapat bertahan hidup atau berkembang biak dengan baik di lingkungan yang sangat kaya oksigen yang diciptakan HBOT. Hal ini karena oksigen murni yang berlimpah di dalam jaringan, bisa menjadi racun langsung bagi mikroorganisme tersebut. Dengan demikian, efek antimikroba HBOT menawarkan dimensi tambahan yang bermanfaat dalam manajemen penyakit autoimun.

Berbagai penelitian laboratorium maupun laporan kasus dan studi kecil pada manusia, menunjukkan hasil yang menjanjikan dari penggunaan HBOT pada autoimun. Seperti salah satu penelitian yang dipublikasikan oleh PubMed Central (PMC8391387), yang berjudul : “Hyperbaric Oxygen Therapy Alleviates the Autoimmune Encephalomyelitis via the Reduction of IL-17a and GM-Csf Production of Autoreactive T Cells as Well as Boosting the Immunosuppressive IL-10 in the Central Nervous System Tissue Lesions (2021)”. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efek HBOT pada model EAE tikus, dengan fokus pada perubahan imunologis dan peradangan di SSP. Tikus diinduksi dengan EAE dan dibagi menjadi dua kelompok, satu menerima HBOT dan satu lagi sebagai kontrol. HBOT diberikan dalam ruang hiperbarik dengan tekanan 2,5 atmosfer absolut (ATA) selama 60 menit per sesi, dua kali sehari selama 10 hari. Kemudian evaluasi dilakukan terhadap gejala klinis, histopatologi SSP, dan profil sitokin.

Hasilnya adalah HBOT secara signifikan mengurangi skor klinis EAE, menunjukkan perbaikan gejala neurologis. Analisis histologis menunjukkan penurunan infiltrasi sel inflamasi dan demielinasi di SSP pada kelompok HBOT. HBOT terbukti menurunkan produksi sitokin pro-inflamasi IL-17a dan GM-CSF oleh sel T autoreaktif. HBOT juga meningkatkan produksi IL-10, sitokin anti-inflamasi, di lesi SSP. Terapi oksigen hiperbarik menunjukkan potensi sebagai terapi tambahan untuk Multiple Sclerosis dengan mengurangi peradangan dan meningkatkan respon imun anti-inflamasi di SSP.

Terapi Oksigen Hiperbarik memberikan harapan dan angin segar bagi para penderita autoimun. Terapi ini dapat dijadikan terapi komplementer, dengan mekanisme memodulasi respons imun, mengurangi peradangan, mempercepat penyembuhan jaringan, dan meningkatkan oksigenasi.

HBOT menawarkan manfaat potensial untuk meredakan gejala, mengelola penyakit, dan meningkatkan kualitas hidup. Namun, pemberian terapi HBOT harus di bawah pengawasan dokter serta tenaga kesehatan profesional, yang berpengalaman dalam penyakit autoimun dan HBOT. Penelitian dan studi klinis lebih lanjut diperlukan untuk menetapkan protokol standar, mengevaluasi efek jangka panjang, dan memperluas pemahaman kita tentang peran HBOT dalam pengelolaan penyakit autoimun.

Referensi :

1. https://pmc-ncbi-nlm-nih-gov.translate.goog/articles/PMC8391387/?_x_tr_sl=auto&_x_tr_tl=id&_x_tr_hl=id&_x_tr_pto=tc

2. https://hbot-com.translate.goog/conditions/autoimmune-disorders/?_x_tr_sl=auto&_x_tr_tl=id&_x_tr_hl=id&_x_tr_pto=tc

3. https://chicagoneuro-com.translate.goog/hyperbaric-oxygen-therapy-hbot-for-autoimmune-diseases-harnessing-the-power-of-oxygen-to-support-immune-regulation-and-healing/?_x_tr_sl=auto&_x_tr_tl=id&_x_tr_hl=id&_x_tr_pto=tc

( HSD/ Kolegium)

Penulis adalah Spesialis Kedokteran Kelautan Konsultan 

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita