Tak hanya itu, prestasi juga datang dari para alumni. Pada tahun ajaran 2024–2025, tercatat tiga orang alumni Al Izzah diterima di perguruan tinggi luar negeri. Ketiganya berhasil lolos seleksi universitas bergengsi di Hongkong, Prancis, dan Toronto, Kanada-Amerika.
Prestasi ini menunjukkan bahwa sistem pendidikan terpadu yang diterapkan di Al Izzah mampu menghasilkan lulusan yang unggul secara intelektual, spiritual, dan berdaya saing global.
“Kami bersyukur, semangat para santri dan kerja keras guru-guru telah membuahkan hasil yang membanggakan. Ini adalah bentuk nyata dari komitmen kami dalam mendidik generasi muda yang tidak hanya cerdas, tapi juga berakhlak,” tutup Budi Utomo.
Ditambahkan jika Al Izzah menjadi rumah kedua yang mendidik jiwa dan pikiran karena dengan berbagai kegiatan yang disusun secara terstruktur, MPPLS di Al Izzah Kota Batu diharapkan dapat menjadi jembatan awal yang kuat untuk membangun mental, spiritual, dan semangat belajar para santri baru. Pondok pesantren bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga menjadi rumah kedua yang akan mendidik jiwa dan pikiran mereka selama bertahun-tahun ke depan.(Bowo)

