Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL JATIM

Banyak yang Kibarkan Bendera One Piece Fauzan Fuadi Pilih Pasang Bendera PKB dan NU

Banyak yang Kibarkan Bendera One Piece Fauzan Fuadi Pilih Pasang Bendera PKB dan NU

SURABAYA KANALINDONESIA.COM – Perayaan HUT ke – 80 RI tahun 2025 diwarnai dengan suasana yang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, yaitu maraknya pengibaran bendera bergambar tengkorak khas bajak laut dari serial One Piece yang berkibar di pinggir jalan, kendaraan, hingga atap rumah , diantaranya bahkan dipasang di bawah bendera Merah Putih. Di Jawa Timur ini terlihat di sejumlah kota
seperti Surabaya, Malang, dan Sidoarjo dibuat penasaran dengan maraknya

Bendera berwarna hitam dengan lambang tengkorak ber-topi jerami ikon dari kelompok bajak laut “Topi Jerami” yang dipimpin oleh karakter Monkey D. Luffy dalam anime dan manga One Piece menjadi pemandangan mencolok di sejumlah sudut kota. Fenomena ini tidak hanya menarik perhatian penggemar anime, tetapi juga memicu beragam reaksi dari publik.

Ketua Fraksi PKB DPRD Jawa Timur, Fauzan Fuadi, dimintai tanggapannya dengan fenomena ini mengaku tahu dengan maraknya bendera one piece ini.
Bahkan Fauzan mengaku mengenal bendera tersebut karena pernah mengikuti serial One Piece.

“Oh iya tahu, saya sudah lama nonton film One Piece. Sudah agak lupa sih jalan ceritanya. Tapi secara umum, filmnya bagus. Menghibur. Banyak pesan sosial politiknya memang,” ujarnya.

Meski marak dan ramai tapi Fauzan mengaku tidak tertarik untuk ikut-ikutan mengibarkan bendera itu, apalagi ini menjelang HUT RI ke 88 ini di ruang publik. Jika harus mengibarkan bendera selain merah putih, Fauzan menyebut mending kibarkan bendera selain One Piece.

“Soal ramai-ramai warga +62 yang memasang bendera dengan simbol bajak laut itu, yang sekarang menjadi polemik, saya ndak mau ikut-ikut. Saya pasang PKB dan NU saja,” ucapnya.

Sebagai kader Partai Kebangkitan Bangsa, Fauzan justru mengajak masyarakat, khususnya warga PKB, untuk mengibarkan bendera partai sebagai bentuk kebanggaan.

“Warga PKB lebih baik pasang saja bendera PKB. Kalau tidak punya, nanti bisa saya kirim,” katanya berseloroh.

Lebih lanjut, ia juga menyarankan agar masyarakat juga tidak lupa mengibarkan bendera Nahdlatul Ulama (NU) yang merepresentasikan identitas ke-NU-an.

“Kibarkan bendera NU jejeran bendera PKB malah lebih bagus lagi,” imbuhnya.

Namun demikian, Fauzan mengingatkan pentingnya tetap menjunjung tinggi simbol negara, bahwa tidak boleh ada bendera yang lebih tinggi ketimbang bendera merah putih, hal ini mengutip dawuh Presiden ke-4 RI, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

“Pasang bendera apapun boleh, tetapi jangan lebih tinggi dari kamu memasang bendera merah putih, simbol Indonesia Raya,” pungkas politisi Daerah Pilihan (Dapil) Bojonegoro-Tuban ini. Nang

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita