Di sisi lain, pertumbuhan ekonomi juga dipengaruhi oleh tingkat inflasi. Tingkat inflasi Jawa Timur semester 1 (Juni) tahun 2025 mencapai 0,43 persen month to month (m to m), 1,32 persen year to date (y to d), 2,02 persen (y on y). Sedangkan tingkat inflasi nasional pada semester ini mencapai 0,19 persen (m to m), 1,38 persen (y to d), dan 1,87 persen (y on y).
“Sejauh ini tingkat inflasi Jawa Timur masih terkendali, tentu kita juga akan terus memonitor dan mewaspadai berbagai hal yang bisa mempengaruhi pergerakan tingkat inflasi di Jawa Timur,” katanya.
Di akhir Gubernur Khofifah mengatakan capaian pertumbuhan ekonomi Jatim merupakan kerja keras semua pihak terutama dalam menjaga kondusifitas di Jawa Timur. Oleh sebab itu dirinya menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang terus bersinergi, berkolaborasi untuk menjaga Jawa Timur tetap kondusif.
“Ini bukan kerja keras Pemprov Jatim saja, tapi banyak pihak yang juga terus berupaya menjaga Jawa Timur tetap tumbuh dan kondusif, mari kita jaga kondusifitas Jawa Timur,” ajaknya.(Tim)

