Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL JATIM

Bank Jatim Fasilitasi UMKM Binaan dalam Misi Dagang Serta Menandatangani Perjanjian Penyertaan & Pengambilalihan Saham Bersyarat dengan Bank Lampung

Bank Jatim Fasilitasi UMKM Binaan dalam Misi Dagang Serta Menandatangani Perjanjian Penyertaan & Pengambilalihan Saham Bersyarat dengan Bank Lampung

LAMPUNG KANALINDONESIA COM. – Sebagai wujud dukungan terhadap program – program Pemerintah Provinsi Jawa Timur, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) pada hari Kamis (7/8) turut berpartisipasi dalam kegiatan Misi Dagang dan Investasi dengan tema Meningkatkan Jejaring Konektivitas antara Provinsi Jawa Timur dengan Provinsi Lampung. Bertempat di Swiss-Belhotel Lampung, kegiatan tersebut dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Plt. Direktur Utama Bank Jatim Arif Suhirman, dan Direktur Utama Bank Lampung Mahdi Yusuf.

Arif menjelaskan, Bank Jatim terus berkomitmen untuk senantiasa mendukung UMKM Jawa Timur dalam meningkatkan daya saing sehingga dapat menembus pasar nasional maupun internasional. ”UMKM binaan Bank Jatim kami ikutsertakan dalam kegiatan Misi Dagang ini sebagai salah satu upaya untuk memperluas pasar mereka. Kami yakin, produk – produk tersebut dapat menarik minat para pengunjung dan berpotensi membuka peluang bisnis baru bagi para pelaku usaha,” terangnya.

Menurut Arif, melalui Misi Dagang, UMKM dapat memperoleh wadah strategis untuk mengenalkan produk-produk mereka kepada potensial market yang ada di Lampung. Sehingga dalam hal ini, perseroan tidak hanya memberikan berbagai layanan perbankan kepada para nasabah UMKM, tetapi juga aktif memberikan pendampingan serta dukungan dalam mengembangkan usahanya. Terdapat 3 UMKM Binaan Bank Jatim yang diikutsertakan pada gelaran Misi Dagang. Antara lain UMKM Batik Gajah Mada, UMKM Cokelat Majapahit, dan UMKM Bawang Goreng CYS. ”Produk – produk unggulan UMKM binaan Bank Jatim itu diharapkan mampu memberikan manfaat sesuai kebutuhan masyarakat di daerah Provinsi Lampung,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut juga berlangsung penandatanganan Perjanjian Penyertaan dan Pengambilalihan Saham Bersyarat antara Bank Jatim dan Bank Lampung sebagai tindak lanjut dari pembentukan Kelompok Usaha Bank (KUB). Penandatanganan tersebut dilakukan oleh Arif Suhirman dan Mahdi Yusuf dengan disaksikan oleh Khofifah Indar Parawansa dan Rahmat Mirzani Djausal. ”Maksud dan tujuan dari perjanjian ini adalah untuk mengatur tata cara pelaksanaan penyertaan modal dan pembentukan KUB antara para pihak sehingga Bank Lampung sepakat melakukan peningkatan modal disetor untuk kemudian dilakukan penyertaan modal oleh Bank Lampung,” tutur Arif.

Menurutnya, KUB antara Bank Jatim dengan Bank Lampung merupakan suatu upaya penguatan struktur, ketahanan, dan daya saing industri perbankan yang nantinya dapat mencapai level yang lebih efisien menuju skala ekonomi yang lebih tinggi. Sehingga ke depannya bank-bank yang berproses KUB dengan BJTM bisa menjadi Bank Pembangunan Daerah yang kompetitif di lingkup regional dan mampu memajukan pembangunan serta perekonomian di daerah masing-masing maupun skala nasional.

Mahdi Yusuf menambahkan, pihaknya yakin dengan KUB ini akan banyak perubahan – perubahan positif yang terjadi di Bank Lampung sehingga ke depannya Bank Lampung semakin kuat dan dapat lebih memaksimalkan potensi dari sinergi yang ada. ”Dengan bersinergi KUB bersama Bank Jatim, kami yakin dapat memberi dampak positif terhadap performa bisnis Bank Lampung. Salah satu hal yang akan kami siapkan adalah SDM agar seluruh program kerja dapat terealisasikan dengan baik dan optimal,” tegasnya.

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita