Menurut Arif, peringatan HUT Bank Jatim tahun ini juga menjadi titik tolak semangat baru perseroan untuk selalu memberikan yang terbaik bagi seluruh nasabah. Tidak hanya sebagai institusi keuangan, Bank Jatim juga ingin hadir sebagai bagian dari perjalanan dan harapan setiap nasabah. Bank Jatim berkomitmen akan selalu menghadirkan solusi keuangan inovatif, inklusif, dan berdampak positif bagi masyarakat luas.
Tidak hanya di tanggal 17 Agustus saja, sebelumnya BJTM juga telah menggelar berbagai perlombaan dalam rangka merayakan dan menghormati perjuangan bangsa serta meramaikan HUT Bank Jatim. Peserta lombanya dari seluruh karyawan. Terdapat banyak lomba yang ditandingkan. Seperti balap karung, tepung estafet, Jatimers Got Talent, nguleg bareng BOD, dan masih banyak lagi. ”Peringatan HUT ini juga dirayakan oleh Bank Jatim dengan membantu sesama melalui operasi katarak gratis dan senam lansia. Melalui program ini, kami ingin menggelorakan semangat kemanusiaan yang tercermin dalam setiap perayaan hari kemerdekaan RI,” ungkap Arif.
Manajemen berharap di hari ulang tahun Bank Jatim yang ke-64 ini semua Jatimers tidak berhenti untuk memberikan yang terbaik bagi perseroan, menjaga performa kinerja keuangannya, serta terus mendorong Bank Jatim untuk selalu bertransformasi. ”Peringatan HUT ke-64 bukan sekadar seremoni, tetapi momentum untuk semakin memperkuat komitmen kami dalam menghadirkan layanan keuangan yang lebih baik. Di usia yang ke-64, Bank Jatim tentu memiliki harapan besar untuk terus tumbuh dan berkembang menjadi bank yang lebih gemilang. Dunia terus berubah, tantangan semakin kompleks, dan ekspektasi terhadap Bank Jatim juga akan semakin tinggi. Karena itu, kita tidak boleh lengah dan berpuas diri. Kita harus berdedikasi untuk terus menciptakan nilai tambah dengan standar yang tinggi, memperkuat kolaborasi, beradaptasi dengan cepat, dan memprioritaskan inovasi di setiap aspek,” tuturnya.
Sebagai bank pembangunan daerah yang telah berdiri sejak 1961, Bank Jatim telah berperan aktif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur. Dengan jaringan yang luas dan berbagai produk serta layanan perbankan yang inovatif, Bank Jatim kini telah berhasil memposisikan diri sebagai mitra strategis bagi masyarakat, UMKM, dan pemerintah daerah. Ke depan, Bank Jatim tetap memiliki visi untuk menjadi BPD No 1 di Indonesia. “Kami ingin menjadi BPD yang berkontribusi signifikan bagi pertumbuhan ekonomi daerah secara berkesinambungan serta menjadi BPD yang memiliki keunggulan kompetitif sehingga mampu bersaing di industri perbankan tanah air,” lanjutnya.
Keberhasilan Bank Jatim dalam mengejar visi menjadi BPD No. 1 di Indonesia dapat dilihat dari beberapa aspek. Antara lain aset perseroan konsisten bertumbuh dan juga Bank Jatim terus aktif mengembangkan produk dan layanan perbankan yang inovatif, terutama di bidang digital banking melalui inovasi JConnect. Semua itu dilakukan demi teruwujudnya peningkatan kualitas layanan serta memberi kemudahan kepada nasabah.
Adapun total aset Bank Jatim secara konsolidasi pada enam bulan pertama tahun ini sukses mencapai angka Rp 118,15 triliun atau naik 16,71 persen (YoY). Kemudian apabila dilihat dari sisi laba bersih Bank Jatim (bank only) sepanjang semester pertama ini berada di angka Rp 703 miliar, tumbuh 13,26 persen (YoY). Bank Jatim bersyukur karena masih mampu membukukan kinerja yang cukup baik, terutama dalam perolehan laba bersih bank only.

