Aries juga menyebut, dari 38 kompetitor yang mewakili Indonesia, sebanyak 27 berasal dari SMK dan 11 di antaranya dari Jawa Timur. Jumlah ini menjadi kontingen terbesar sekaligus bukti kuatnya pembinaan vokasi di provinsi Jawa Timur.
Tak hanya itu, selain perolehan medali yang patut diapreasiasi dan dibanggakan adalah perolehan prestasi MOE. Pada prestasi MOE, peserta tidak mendapatkan medali gold, silver atau bronze. Tapi secara nilai dan kompetensi memenuhi persyaratan kompeten. Pekerjaan selesai dan nilai bagus.
“Perolehan ini menjadi bukti bahwa anak-anak kita memang kompeten. Apalagi 19 bidang kompetensi keahlian yang dilombakan merupakan sektor prioritas yang relevan dengan kebutuhan industri nasional maupun global,” ungkapnya.
Meski hanya berkompetisi di 19 bidang lomba dari 32 bidang keterampilan, namun kehadiran para delegasi Indonesia dalam WorldSkills ASEAN Competition 2025 diharapkan dapat semakin memperkuat daya saing talenta muda di tingkat regional maupun global.
“Kita memang berada di peringkat ketiga. Tapi saya bersyukur bahwa delegasi kita menunjukkan kualitasnya. Para peserta tidak hanya bersaing menunjukkan keahlian teknis, tetapi juga ketekunan, inovasi, dan daya saing global,” ujarnya.
Adapun 19 bidang keterampilan keahlian yang diikuti Indonesia mencakup beragam sektor, mulai dari delegasi Indonesia berpartisipasi pada 19 bidang keterampilan unggulan, yaitu teknologi otomotif (automobile technology), keamanan siber (cyber security), collaborative robot, elektronika, teknologi mode (fashion technology), teknologi desain grafis (graphic design technology), tata rambut (hairdressing), layanan hotel (hotel reception), layanan restoran (restaurant service), dan teknik pendinginan dan pendingin udara (refrigeration and air conditioning).
Lebih jauh, ada juga otomasi industri (industrial automation), kontrol industri (industrial control), industri 4.0, Internet of Things, administrasi sistem jaringan TI (IT network systems administration), solusi perangkat lunak TI untuk bisnis (IT software solutions for business), teknik mesin CAD (mechanical engineering CAD), mekatronika, serta teknologi web.

