“Melalui GSBB, kami ingin menumbuhkan budaya bersih, indah, dan nyaman di lingkungan sekolah. SMA Taruna diharapkan menjadi role model bagi sekolah lainnya dalam menjaga kebersihan dan menciptakan suasana belajar yang positif,” jelas Aries.
Penilaian GSBB meliputi sejumlah indikator seperti jumlah mural di area publik dan privat, kebersihan lingkungan dan toilet, kerapian interior dan eksterior sekolah, serta inovasi dalam mendukung gerakan tersebut.
Rencananya, upacara pembaretan akan diisi dengan penganugerahan Lencana Jer Besuki Mawa Beya Kategori Perak pada Kepala Kepala SMA Negeri Taruna oleh Gubernur Jawa Timur, upacara penyematan baret bagi siswa SMA Taruna, demonstrasi keterampilan taruna, serta defile pasukan taruna kelas X.

