“Program strategis nasional memiliki komponen lokal. Forkopimda harus ikut mendorong penguatan desa agar manfaat kebijakan benar-benar dirasakan hingga ke masyarakat paling bawah,” tegasnya.
Selain itu, Forkopimda juga diharapkan mampu menjaga harmoni sosial, termasuk dalam mengelola dinamika aspirasi masyarakat agar tetap berjalan dalam koridor hukum dan ketertiban.
Terakhir, Wiyagus mengingatkan pentingnya memastikan penggunaan anggaran daerah dilakukan secara efektif dan efisien, tanpa pemborosan dan kebocoran.
“Pemerintahan daerah harus berjalan efektif. Sinergi Forkopimda adalah ruang untuk menyelesaikan persoalan di daerah secara cepat, sistematis, dan terukur,” pungkasnya.
Dalam kesempatan itu, Gubernur Khofifah menyerahkan berbagai penghargaan antara lain Kepala Daerah Terbaik Pembina Siskamling Terpadu Merah Putih Jogo Jatim
Terbaik Tahun 2025, Pelaksana Terbaik Siskamling Terpadu Merah Putih Jogo Jawa Timur Tahun 2025, Pembina Terbaik Siskamling Terpadu Merah Putih Jogo Jatim Tahun 2025.
Selain itu Gubernur Khofifah juga menyerahkan kompensasi kerusakan Sepeda motor Petugas Jaga di Grahadi akibat kerusuhan konflik Sosial oleh Gubernur Jawa Timur. Diantaranya 6 Korban dengan kerugian Motor 150 cc keatas menerima bantuan senilai Rp. 20
Juta, 5 Korban dengan kerugian Motor
110 cc s.d. 125 cc menerima bantuan senilai Rp. 15 Juta, dan 2 korban dengan kerugian Motor 100 cc menerima bantuan senilai Rp. 20 juta.

