Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL PONOROGO

Bupati Sugiri Bangga: SMPN 1 Kauman Juara Karawitan Nasional, Bentuk Peradaban dan Green Economy

Bupati Sugiri Bangga: SMPN 1 Kauman Juara Karawitan Nasional, Bentuk Peradaban dan Green Economy
foto istimewa ig smpn 1 kauman

PONOROGO, KANALINDONESIA.COM: Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada siswa-siswi SMP Negeri 1 Kauman yang telah berhasil meraih juara dalam Festival Karawitan Nasional yang diadakan oleh Kementerian Kebudayaan RI dalam rangka pekan Intangible Culture Heritage(ICH) UNESCO wayang dan gamelan di SMK Negeri 8 Surakarta/ SMKI Surakarta, Selasa(04/11/2025).

Dalam pernyataannya, Kang Giri menyebut kemenangan ini sebagai bentuk kebangkitan budaya dan karakter bangsa yang luar biasa.

Bupati Sugiri Sancoko mengungkapkan rasa bangga yang mendalam, tidak hanya untuk sekolah, tetapi juga untuk seluruh masyarakat Ponorogo.

“Selamat dan sukses anak-anakku yang membanggakan Ponorogo, membanggakan saya, membanggakan seluruh masyarakat. SMP Negeri 1 Kauman luar biasa menjuarai Festival Karawitan Nasional dalam rangka ICH,” ujar Kang Sugiri.

Sugiri menekankan bahwa prestasi ini bukan sekadar kemenangan, melainkan sebuah aksi nyata dalam menjaga warisan leluhur.

Bupati mengaitkan kemenangan ini dengan visi pembangunan peradaban yang holistik.

“Ini adalah membangun peradaban dengan budaya, dengan agama, dengan ketekunan, dengan perhatian ke lingkungan,” tuturnya.

Uniknya, Bupati menyebutkan bahwa cara pelestarian budaya ini merupakan salah satu bentuk yang disebut Green Economy.

Bupati Sugiri juga menggunakan momen ini untuk mengingatkan pentingnya gamelan sebagai cerminan peradaban adiluhung bangsa.

Ia menyatakan bahwa yang membedakan bangsa Indonesia dengan bangsa lain adalah bagaimana karakter dan budayanya.

Status gamelan yang sudah masuk ICH UNESCO menunjukkan bahwa leluhur bangsa Indonesia merupakan sosok “adiluhung” dan beradab.

Fakta bahwa Gamelan terbuat dari logam membuktikan leluhur telah menguasai metalurgi dan mampu mengharmonisasi instrumen tersebut menjadi orkestra yang indah dan harmonis, menandakan derajat peradaban yang jauh lebih tinggi.

“Kita mengingatkan agar anak muda bangkit dan luar biasa, karena leluhur kita sudah memberi contoh kebangkitan yang dahsyat pada saat itu melalui Gamelan,” pungkasnya.

Prestasi SMPN 1 Kauman ini menjadi motivasi bagi generasi muda Ponorogo untuk terus mencintai dan melestarikan seni budaya, sejalan dengan harapan Bupati agar Ponorogo menjadi kota budaya dan santri.

Seperti diketahui Intangible Cultural Heritage(ICH) UNESCO, menetapkan gamelan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTb) pada 15 Desember 2021.

Sementara itu, Kepala sekolah SMPN 1 Kauman, Ahmad Juneidi menyampaikan, SMPN 1 Kauman Ponorogo  kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah nasional dalam bidang pelestarian budaya. Siswa-siswi SMPN 1 Kauman berhasil meraih juara dalam kegiatan Pekan Wayang dan Gamelan yang diselenggarakan oleh Kementerian Kebudayaan RI, sebagai bagian dari rangkaian acara Intangible Cultural Heritage (ICH) UNESCO.

“Saya mengucapkan beribu-ribu terima kasih atas apresiasi yang sudah diberikan oleh Bupati Ponorogo terkait dengan capaian anak kami yang ikut dalam kegiatan Pekan Wayang dan Gamelan dalam rangka Hari Wayang Nasional yang diselenggarakan di SMKI atau SMK 8 Solo,” ucap Ahmad Junaidi.

Lebih lanjut dikatakanya,” Alhamdulillah bisa sebagai kado untuk Kabupaten Ponorogo yang kemarin, masuk sebagai Kota Kreatif yang ditetapkan oleh UNESCO. Jadi ada semacam kegiatan Intangible Cultural Heritage (ICH),” tuturnya

Juneidi juga mengungkapkan bahwa persiapan yang dilakukan oleh tim siswa dan guru sangat singkat namun intensif.

“Kita mempersiapkan anak dalam waktu kurang lebih dua minggu. Anak-anak beserta dengan seluruh tim itu terus melakukan latihan. Jadi luar biasa, mulai dari pagi sampai malam, mereka menyisihkan waktunya khusus untuk kegiatan tersebut,” ungkapnya.

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita