Disnaker Ponorogo Gerak Cepat, Lacak PMI Pasca Kebakaran Hebat di Apartemen Hong Kong

istimewa
PONOROGO, KANALINDONESIA.COM: Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Ponorogo bergerak cepat menanggapi insiden kebakaran dahsyat yang melanda kompleks apartemen Wang Fuk Court di distrik Tai Po, Hong Kong, pada Rabu (26/11/2025) kemarin. Langkah ini diambil karena banyaknya Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang berasal dari Ponorogo dan bekerja di wilayah Hong Kong.
Kepala Disnaker Ponorogo, Suko Kartono, menyatakan bahwa pihaknya segera berkoordinasi dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Hong Kong. Koordinasi ini bertujuan untuk melacak dan memastikan ada atau tidaknya warga Ponorogo yang menjadi korban dalam bencana tersebut.
“Saat ini kita masih berkordinasi dengan KJRI apakah ada warga atau PMI Ponorogo yang menjadi korban,” ujar Suko pada Kamis (27/11/2025).
Suko menambahkan, hingga Oktober 2025, jumlah warga Ponorogo yang terdaftar sebagai PMI melalui Disnaker mencapai 3.409 orang. Meskipun data spesifik untuk negara tujuan Hong Kong belum diketahui, jumlah total PMI dari Ponorogo yang terdata cukup signifikan.
Mengingat situasi yang masih diselidiki, Disnaker Ponorogo mengimbau kepada seluruh warga agar tidak panik. Pihaknya meminta warga untuk menunggu kabar resmi dari pemerintah melalui kanal-kanal informasi resmi.
“Saat ini kita masih menunggu dulu. Kami himbau agar tidak panik. Semoga tidak ada warga Ponorogo yang jadi korban,” harapnya.
Kebakaran hebat yang terjadi di Wang Fuk Court pada Rabu (26/11/2025) pukul 14.51 siang waktu setempat dilaporkan menimbulkan banyak korban. Otoritas setempat mencatat insiden ini menewaskan 44 orang dan menyebabkan 279 orang masih dinyatakan hilang. Selain itu, dilaporkan pula 16 orang dalam kondisi kritis, 24 orang luka serius, dan 16 orang mengalami luka ringan.











