Presiden Prabowo Perintahkan Menteri Lakukan Pengawasan Internal, Bersihkan Aparat dari Praktik Mark Up

ARSO 29 Nov 2025
Presiden Prabowo Perintahkan Menteri Lakukan Pengawasan Internal, Bersihkan Aparat dari Praktik Mark Up

JAKARTA, KANALINDONESIA.COM: Presiden Prabowo Subianto mengeluarkan instruksi tegas kepada seluruh jajaran menteri dan kepala lembaga untuk meningkatkan pengawasan internal dan membersihkan aparat dari praktik mark up dan penyimpangan anggaran. Presiden menekankan komitmen kuat pemerintah dalam memberantas korupsi yang selama ini merongrong anggaran negara dan menghambat peningkatan kualitas pendidikan nasional.

Penegasan keras ini disampaikan Kepala Negara dalam Puncak Peringatan Hari Guru Tahun 2025 di Indonesia Arena, Jakarta, Jumat (28/11/2025).

“Anggaran dirongrong, mark up di mana-mana. Saya minta menteri-menteri awasi anak buahmu, awasi pejabat-pejabatmu. Jangan kira saya tidak tahu,” tegas Presiden. “Saya kasih peringatan para menteri, para kepala badan, pejabat. Bersihkan aparatmu semuanya itu.”

Presiden Prabowo mengingatkan bahwa setiap rupiah anggaran negara harus digunakan sepenuhnya untuk kepentingan masyarakat, khususnya sektor pendidikan sebagai fondasi kemajuan bangsa.

“Kita butuh setiap rupiah untuk kepentingan rakyat. Untuk kepentingan guru-guru, untuk kepentingan perbaikan sekolah. Jangan mencuri uang rakyat. Waspadai ya,” ujar Presiden.

Kepala Negara juga memperingatkan para pejabat bahwa teknologi digital kini memungkinkan masyarakat melaporkan berbagai dugaan penyimpangan secara langsung kepadanya. Hal ini tidak boleh dipandang remeh oleh pihak yang masih mencoba bermain-main dengan anggaran.

“Sekarang ada digital. Rakyat, anak-anak di desa mana pun bisa langsung hubungan sama saya,” ungkap Presiden.

Di akhir sambutannya, Presiden Prabowo meminta dukungan dari para guru untuk bersama-sama membangun bangsa dan mendukung agenda pemberantasan korupsi.

“Selamat berjuang, terima kasih pekerjaan kalian, terima kasih pengorbanan kalian. Bersama-sama kita bangun bangsa kita. Saya minta dukunganmu, saya minta doamu. Bantu saya berantas korupsi,” ucap Presiden.