Pelatihan Marketing John Madear Jaya di Magetan, Tingkatkan Kompetensi dan Legalitas Bisnis Herbal

Pelatihan Marketing John Madear Jaya di Magetan, Tingkatkan Kompetensi dan Legalitas Bisnis Herbal

MAGETAN, KANALINDONESIA.COM: PT John Madear Jaya, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang direct selling produk herbal, kosmetik, dan parfum, menyelenggarakan pelatihan bagi tim marketing di Hotel Sarangan, Magetan, pada hari Minggu (30/11/2025). Kegiatan ini berfokus pada latihan fisiologi dan diagnosa (Fisodiagnosa) 5 dimensi potensi manusia dan bertujuan untuk meningkatkan kemampuan serta sertifikasi kompetensi tim.

Pemilik perusahaan (Owner), Abdul John Tarigan, yang dikenal sebagai John Madear Tarigan, menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan tindak lanjut untuk meng-upgrade kemampuan marketing mereka agar mampu memasarkan produk dengan legalitas yang diakui.

Abdul John Tarigan Owner PT. John Madear Jaya

John menekankan bahwa legalitas merupakan elemen fundamental agar tim dapat menjalankan promosi secara efektif dan diterima oleh pihak terkait. Legalitas juga memberikan dasar yang kuat bagi tim untuk menganalisis kondisi kesehatan masyarakat secara tepat.

“Di zaman sekarang ini kan semuanya itu butuh legalitas untuk bisa berbicara dan juga untuk maju dalam bekerja supaya pihak-pihak aparat pemerintah ataupun pihak desa nanti memberikan kita ruang untuk promosi ke lapisan masyarakat,”  tegas John Madear Tarigan.

Ia menambahkan, sertifikasi kompetensi yang diperoleh dari lembaga SHM ini sangat penting untuk meningkatkan performa tim.

“Harapanya ke depan supaya teman-teman marketing kita ini juga supaya semakin memiliki kepercayaan diri dengan adanya legalitas ataupun sertifikat yang kita dapatkan ini dari lembaga SHM. Dan untuk meningkatkan perkembangan di dalam PT kita ini,” jelasnya.

Sementara itu salah satu peserta yang ikut serta dalam pelatihan ini adalah Ayu Indrasari, yang menjabat sebagai Supervisor (SPV) di PT John Madear Jaya menyatakan bahwa pelatihan yang bertepatan dengan meeting bulanan ini memberikan dampak positif yang signifikan bagi dirinya dan tim.

Ayu mengungkapkan bahwa pelatihan fisiologi diagnosa ini membantu dalam memahami perkembangan tim dan mengarahkan pada pola hidup masyarakat. Ia secara khusus merasakan bahwa pelatihan ini mampu meng-upgrade dirinya.

“Insyaallah bisa membuat percaya diri, karena atas pelatihan ini juga dibekali sertifikat juga dan semoga nanti bisa mendukung diri, bisa percaya diri sendiri untuk ke lapangannya ,” ungkap Ayu Indrasari.

Ia menambahkan, pelatihan tersebut memberikan manfaat nyata, di antaranya menambah wawasan dan ilmu yang dapat digunakan saat terjun ke lapangan dan mengarahkan tim-tim lain.

Pemateri utama dalam pelatihan ini Sasli Ahmad, adalah seorang penyehat tradisional dari Jember. Sasli menjelaskan bahwa materi pelatihan difokuskan pada fisiologi diagnosa atau diagnosa sindrom, yaitu kemampuan untuk mengenali gejala-gejala klien.

Metode yang diajarkan melibatkan diagnosa dengan melihat tanda-tanda fisik pada lidah, wajah, dan telapak tangan klien.

Sasli menegaskan bahwa keterampilan ini krusial untuk memastikan ketepatan pemberian resep herbal.

“Ini akan sangat membantu teman-teman untuk bisa lebih tepat nantinya di dalam memberikan peresepan herbal karena sesuai dengan kondisi kliennya,” jelas Sasli Ahmad.

Pelatihan yang diikuti lebih dari 30 orang peserta ini bekerja sama dengan Sekolah Herbalis Muslim(SHM) dan diharapkan dapat membekali peserta dengan wawasan yang benar serta dapat dipertanggungjawabkan dalam karier mereka. (Ars)