CIREBON, KANALINDONESIA.COM – Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan memimpin Apel Pembentukan Komunitas Nelayan Kamtibmas yang digelar di Dermaga Direktorat Polairud Polda Jabar, kawasan Pelabuhan Cirebon, Kamis (4/12/2025).
Inisiatif ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah perairan Jawa Barat.
Apel dihadiri sejumlah pejabat utama, di antaranya Direktur Polairud Polda Jabar Kombes Pol Edward Indharmawan Eka Chandra, Kapolresta Cirebon Kombes Pol Sumarni, Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar, Danyon C Pelopor Satbrimob Polda Jabar Kompol Apt Bagus Amrulloh Nurul Imamawan, serta ratusan nelayan dari berbagai wilayah perairan Cirebon.
Dalam amanatnya, Irjen Pol Rudi Setiawan menegaskan, nelayan merupakan garda terdepan dalam menjaga stabilitas keamanan di laut. Pembentukan Komunitas Nelayan Kamtibmas, kata dia, menjadi sarana kolaborasi antara masyarakat pesisir dan kepolisian untuk mewujudkan wilayah perairan yang aman, tertib, dan berkelanjutan.
“Ini dalam rangka menguatkan komitmen tentang pentingnya keamanan dan ketertiban di kawasan perairan, baik di laut maupun pemukiman nelayan. Tadi kita sudah dengar nelayan bersepakat dalam Komunitas Nelayan Kamtibmas dan berkomitmen membantu kepolisian menjaga kamtibmas,” ujarnya didampingi Direktur Polairud Polda Jabar.
Kapolda menjelaskan, keberadaan komunitas ini akan menjadi mitra strategis bagi Polri dalam pelaporan cepat potensi gangguan keamanan, penegakan aturan di laut, serta menjaga kelestarian sumber daya alam.
“Mereka akan segera melaporkan apa pun yang terjadi, menjaga kekayaan alam laut, mematuhi peraturan, serta menjaga solidaritas di antara mereka. Ini langkah nyata agar keamanan dan ketertiban dapat terwujud,” tuturnya.
Lebih lanjut, Irjen Pol Rudi Setiawan menilai pembentukan komunitas tersebut bukan hanya upaya penguatan keamanan, tetapi juga bagian dari strategi mendorong kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung visi pembangunan nasional.
“Keamanan dan ketertiban merupakan prasyarat menuju Indonesia Maju, Indonesia Emas, serta Jawa Barat Istimewa. Tujuan akhirnya adalah mensejahterakan rakyat,” tegasnya.
Ia juga menyoroti potensi besar sektor maritim Jawa Barat yang memiliki luas wilayah perairan mencapai 1,6 juta hektare serta ribuan nelayan yang bergantung pada sektor kelautan.
“Ini potensi luar biasa, termasuk kekayaan alam yang harus kita jaga dan lestarikan,” tandasnya.
Pembentukan Komunitas Nelayan Kamtibmas diharapkan menjadi tonggak awal sinergi lebih kuat antara nelayan dan aparat kepolisian demi menghadirkan keamanan perairan yang lebih baik di Jawa Barat.

