Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL PONOROGO

Mencuat Unggahan Sosmed, Dugaan Wali Murid SMKN 2 Ponorogo Keluhkan Pungutan

Mencuat Unggahan Sosmed, Dugaan Wali Murid SMKN 2 Ponorogo Keluhkan Pungutan

PONOROGO, KANALINDONESIA.COM: Dunia pendidikan di Ponorogo kembali dihebohkan dengan adanya unggahan oleh sebuah akun di platform media sosial Instagram, @halopendidikan, yang mengklaim adanya keluhan dari wali murid terkait dugaan pungutan yang nilainya mencapai jutaan rupiah di salah satu institusi pendidikan ternama, SMKN 2 Ponorogo.

Postingan yang diunggah oleh akun @halopendidikan menampilkan kolase foto utama memperlihatkan gerbang (gapura) sekolah SMKN 2 Ponorogo yang megah, ditempeli dengan potongan gambar dokumen surat edaran atau lembar bukti pembayaran yang ditujukan kepada wali murid.

Pada caption gambar yang menjadi fokus utama unggahan tersebut, tertulis narasi yang jelas dan menarik perhatian: “Wali Murid Keluhkan Dugaan Pungutan Jutaan Rupiah di SMKN 2 Ponorogo.”

Unggahan ini segera menjadi viral dan memantik respons luas dari warganet.

Data terakhir menunjukkan bahwa postingan tersebut telah mendapatkan 297 suka, dikomentari sebanyak 35 kali, dan yang paling signifikan, telah diteruskan atau dibagikan ulang (repost) sebanyak 222 kali. Angka ini mengindikasikan bahwa isu dugaan pungutan ini telah menyebar secara masif di kalangan pengguna media sosial, khususnya di lingkungan pendidikan dan masyarakat Ponorogo.

Meskipun potongan surat edaran atau bukti pembayaran yang ditampilkan dalam foto kolase tidak sepenuhnya jelas terbaca, adanya nominal mata uang, tanda tangan komite, dan stempel, dinilai cukup memicu kecurigaan publik terhadap legalitas dan transparansi pungutan tersebut.

Isu pungutan di sekolah, terutama yang melibatkan komite sekolah dengan nominal besar, seringkali menjadi sorotan.

Untuk mendapatkan kejelasan dengan konfirmasi dan klarifikasi pihak sekolah, redaksi kanalindonesia.com berupaya menghubungi Kepala Sekolah SMKN 2 Ponorogo, Suryanto.

Konfirmasi dilakukan melalui pesan singkat di aplikasi WhatsApp, dengan menyertakan screenshot lengkap dari unggahan akun Instagram @halopendidikan sebagai konteks.

Namun, hingga berita ini diturunkan, Kepala Sekolah Suryanto belum memberikan jawaban atau respons apapun terhadap pesan yang dikirimkan.

Kanalindonesia.com masih terus berupaya mendapatkan konfirmasi dari Kepala Sekolah SMKN 2 Ponorogo, Komite Sekolah, dan juga Dinas Pendidikan setempat untuk menelusuri kebenaran di balik dugaan pungutan jutaan rupiah yang meresahkan wali murid ini.

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita