GRESIK,KANALIMDONESIA.COM : Sejak matahari pagi masih hangat menggantung di langit Wringinanom, suasana halaman SMAN 1 Wringinanom berubah riuh. Ribuan siswa, terutama dari kelas XII, tampak memenuhi setiap sudut sekolah. Mereka bergerak dari satu stan ke stan lain, membawa selebaran, bertanya, berdiskusi—seolah tak ingin melewatkan satu pun peluang. Hari itu, Selasa (9/12/2025), Campus Expo 2025 resmi digelar, menjadi momen penting bagi para pelajar untuk menentukan langkah pendidikan setelah lulus nanti.
Di antara kerumunan siswa, suara antusias para perwakilan kampus terdengar saling bersahutan. Berbagai perguruan tinggi ternama dari Surabaya Raya hingga Mojokerto hadir memeriahkan acara ini. Ada Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, Telkom University, Universitas Islam Mojokerto, Universitas Anwar Medika, Politeknik Driyorejo, Stikom Surabaya, Universitas Adi Buana, dan belasan kampus lainnya yang turut menawarkan ragam program studi, jalur masuk, beasiswa, hingga gambaran karier masa depan.
Bagi siswa, Campus Expo bukan sekadar pameran kampus. Ini adalah ruang untuk bermimpi. Di setiap meja kampus, mereka mencoba mencocokkan minat dengan jurusan, membayangkan diri mereka beberapa tahun ke depan, dan mencari jawaban atas pertanyaan klasik yang kerap membuat bimbang: Setelah lulus, aku harus ke mana?
Nada semangat itu juga disampaikan pihak sekolah. Irfan S.pd, M.pd, Kepala SMAN 1 Wringinanom, melalui Wakil Kepala Kurikulum, menegaskan bahwa Campus Expo menjadi bagian dari upaya sekolah menyiapkan generasi muda yang siap bersaing.
“Campus Expo adalah ruang edukasi yang sangat penting. Kami ingin siswa memahami jalur seleksi sejak awal, agar mereka tidak salah memilih kampus atau jurusan,” ujarnya.
Dalam balutan suasana yang hidup, banyak siswa yang terlihat mencatat informasi dengan serius, bertanya soal SNBP, SNBT, hingga jalur mandiri. Ada pula yang sekadar mampir untuk mencari inspirasi, atau baru pertama kali mengenal kampus di luar kota.
Campus Expo 2025 tidak hanya mempertemukan siswa dengan perguruan tinggi, tetapi juga membuka pintu menuju masa depan. Ia menjadi titik awal perjalanan panjang yang akan mereka pijaki setelah melepas seragam putih abu-abu—sebuah langkah pertama yang penuh harapan, antusias, dan keberanian menentukan masa depan mereka sendiri.
Reporter : Irwan
Editor : Irwan

