Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL NASIONAL

Profil Dr. K.H. Zulfa Mustofa, Ulama Muda Pengisi Pj Ketua Umum PBNU

Profil Dr. K.H. Zulfa Mustofa, Ulama Muda Pengisi Pj Ketua Umum PBNU
foto: moeslimchoice

JAKARTA, KANALINDONESIA.COM: Dr. K.H. Zulfa Mustofa adalah figur ulama Indonesia yang saat ini mengemban tugas penting sebagai Penjabat (Pj) Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Dikenal sebagai cendekiawan Muslim yang aktif, K.H Zulfa Mustofa ditunjuk untuk mengisi posisi tersebut di tengah dinamika internal organisasi Nahdlatul Ulama (NU).

K.H. Zulfa Mustofa lahir pada 7 Agustus 1977. Dengan usia 48 tahun, K.H Zulfa Mustofa termasuk dalam jajaran pimpinan NU dari generasi ulama muda yang memiliki latar belakang pendidikan modern dan pesantren yang kuat.

Penunjukan Dr. K.H. Zulfa Mustofa sebagai Penjabat Ketua Umum PBNU merupakan hasil dari Rapat Pleno Syuriyah PBNU yang digelar baru-baru ini. Pleno Syuriyah, sebagai badan tertinggi dalam organisasi NU yang memiliki otoritas syar’i, memutuskan untuk menetapkan Zulfa Mustofa sebagai Pj Ketua Umum.

Keputusan ini diambil menyusul penetapan pencopotan Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) dari posisi Ketua Umum.

Dengan latar belakang keilmuan dan rekam jejaknya di struktur NU, K.H. Zulfa Mustofa dipercaya untuk memimpin PBNU hingga muktamar organisasi selanjutnya terselenggara dan memilih Ketua Umum definitif.

Sebelum menjabat sebagai Pj Ketua Umum, K.H. Zulfa Mustofa telah aktif dalam berbagai peran strategis di lingkungan NU.

Zulfa Mustofa dikenal memiliki kompetensi dalam bidang keilmuan Islam, khususnya fiqih dan studi-studi ke-NU-an, yang ia padukan dengan latar belakang akademik modern.

Kehadirannya di jajaran pimpinan PBNU dinilai penting untuk memastikan roda organisasi tetap berjalan sesuai dengan AD/ART dan khittah NU, terutama dalam masa transisi menjelang Muktamar.

 “Dr.” menunjukkan bahwa K.H. Zulfa Mustofa memiliki jenjang pendidikan tinggi yang mumpuni, melengkapi pendidikan pesantren tradisional yang lazim menjadi bekal para ulama NU. Kombinasi ini menjadikannya figur ulama yang mampu berbicara dalam diskursus keagamaan dan kebangsaan, baik di kancah nasional maupun internasional.

K.H. Zulfa Mustofa diharapkan dapat membawa stabilitas dan mempersiapkan pelaksanaan Muktamar agar berjalan secara sah, sempurna, dan sesuai dengan ketentuan organisasi.

KH Zulfa Mustofa berasal dari keluarga ulama yang memiliki akar kuat di Jawa Tengah dan Banten. Berikut adalah informasi mengenai keluarganya:

Ayah: KH Muqarrabin, seorang ulama dari Pekalongan, Jawa Tengah.

Ibu: Nyai Hajjah Marhumah Latifah, berasal dari Kresek, Banten.

Hubungan Kekerabatan: Ibunda KH Zulfa Mustofa adalah anak dari Nyai Hajjah Maimunah, yang juga merupakan ibunda dari KH Ma’ruf Amin, sehingga KH Zulfa Mustofa adalah keponakan dari KH Ma’ruf Amin.

Keturunan Syekh Nawawi Al-Bantani: Melalui garis ibunya, KH Zulfa Mustofa merupakan cucu kemenakan dari ulama besar Syekh Nawawi al-Bantani.

Kehidupan Pribadi: KH Zulfa Mustofa menikah dengan Hulwatin Syafi’ah dan dikaruniai beberapa orang anak.

Berikut sejumlah jabatan yang pernah ditempati oleh KH Zulfa Mustofa:

Pj Ketua Umum PBNU

Mutasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama

Sekjen Majelis Ulama Indonesia Daerah Khusus Ibukota Jakarta (2013-2018)

Wakil Majelis Pertimbangan MUI Pusat

Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama

Ketua Komite Fatwa BPJPH Kementerian Agama. (Ist)

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita