Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL JABAR

Viking Persib Klub Desak Polda Jabar Tangkap Resbob

Viking Persib Klub Desak Polda Jabar Tangkap Resbob

BANDUNG, KANALINDONESIA.COM : Kasus dugaan ujaran kebencian yang melibatkan akun Resbob terhadap Suku Sunda dan suporter Persib harus dijadikan pengingat serius bagi seluruh elemen suporter.

Rivalitas dalam sepak bola tidak boleh keluar dari koridor sportivitas apalagi sampai membawa isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) yang berpotensi memicu konflik sosial.

Ketua Umum Viking Persib Klub, Tobias Ginanjar menegaskan peristiwa ini bukan semata-mata persoalan hukum, tetapi juga momentum refleksi bersama bagi komunitas suporter agar lebih dewasa dalam menyikapi dinamika rivalitas.

Tobias mengungkapkan persaingan antarsuporter merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sepak bola.

Namun, ia mengingatkan batas-batas etika harus tetap dijaga.

Penggunaan kalimat bernada penghinaan, terlebih yang menyentuh identitas suku dan ras, dinilai berbahaya karena dapat melukai perasaan banyak pihak dan memperkeruh suasana.

Tobias menyebut kasus ini harus menjadi pelajaran, tidak hanya bagi pihak yang diduga melakukan ujaran kebencian, tetapi juga bagi suporter Persib sendiri agar tidak terpancing melakukan hal serupa di kemudian hari.

“Ini sekaligus menjadi reminder dan imbauan untuk semua suporter, khususnya Bobotoh, supaya lebih berhati-hati. Dalam rivalitas dengan suporter lain, jangan sampai kita menggunakan kalimat-kalimat yang menyinggung suku, agama, maupun ras,” ujar Tobias usai memberikan keterangan sebagai saksi di Gedung Direktorat Reserse Siber (Ditressiber) Polda Jawa Barat, Senin (15/12/2025). (Fey)

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita