JAKARTA, KANALINDONESIA.COM – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) memproyeksikan lonjakan trafik layanan data dengan pertumbuhan dua digit di wilayah Jakarta Raya, khususnya Jawa Barat, selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Untuk mengantisipasi peningkatan tersebut, Indosat mengoptimalkan kapasitas jaringan di ratusan Base Transceiver Station (BTS) yang tersebar di wilayah strategis.
Jawa Barat dinilai memiliki peran penting selama periode Nataru, tidak hanya sebagai daerah tujuan wisata, tetapi juga sebagai jalur utama pergerakan masyarakat dari dan menuju Jakarta Raya.
Tingginya mobilitas ini diperkirakan berdampak langsung pada meningkatnya kebutuhan layanan data, baik di kawasan perkotaan padat, destinasi wisata, hingga jalur transportasi utama.
Selama libur akhir tahun, aktivitas digital masyarakat diprediksi semakin intensif dan tersebar di berbagai titik, mulai dari pusat perbelanjaan, kawasan hiburan, area kuliner, permukiman, hingga hunian vertikal. Tren konsumsi digital diperkirakan tetap didominasi oleh video streaming, media sosial, aplikasi pesan instan, game online, serta berbagai layanan pendukung gaya hidup perkotaan seperti navigasi, pemesanan makanan, dan pembayaran digital.
Untuk memastikan kualitas layanan tetap optimal, Indosat memperkuat jaringan berbasis teknologi AIvolusi5G. Teknologi ini memungkinkan pengelolaan kapasitas jaringan secara dinamis dan real-time, sehingga performa jaringan tetap stabil meskipun digunakan secara bersamaan oleh banyak pelanggan, termasuk di area indoor dengan kepadatan tinggi.
Puncak lonjakan trafik diperkirakan terjadi pada periode 25 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026, dengan peningkatan signifikan di pusat keramaian seperti mal, kawasan hiburan, area perkantoran, restoran, serta jalur pergerakan masyarakat.
Optimalkan Ratusan BTS di Wilayah Strategis
Sebagai langkah antisipasi, Indosat melakukan optimalisasi dan penguatan jaringan di 257 BTS yang tersebar di 157 kecamatan di Jawa Barat. Penguatan ini difokuskan pada destinasi wisata utama, pusat kota, kawasan permukiman padat, serta jalur transportasi dan lintasan mudik yang diprediksi mengalami lonjakan penggunaan layanan selama Nataru.
Karakteristik Jawa Barat dengan mobilitas tinggi dan pola penggunaan jaringan yang berpindah-pindah menjadi tantangan tersendiri. Untuk itu, selain memperkuat BTS eksisting, Indosat juga menyiagakan kapasitas tambahan di titik-titik dengan potensi lonjakan tertinggi.
Seluruh kesiapan jaringan tersebut dipantau secara terpusat melalui Command Center Indosat yang beroperasi 24 jam sehari, tujuh hari seminggu, guna memastikan deteksi dini dan penanganan cepat terhadap potensi gangguan layanan.
Komitmen Hadir di Momen Penting Akhir Tahun
EVP–Head of Circle Jakarta Raya Indosat Ooredoo Hutchison, Chandra Pradyot Singh, menegaskan bahwa kesiapan jaringan di Jawa Barat merupakan bagian dari komitmen Indosat untuk tetap hadir di momen penting masyarakat.
“Jawa Barat memiliki karakter yang unik selama periode Natal dan Tahun Baru, baik sebagai tujuan wisata maupun jalur pergerakan masyarakat. Kami memastikan jaringan Indosat tetap andal dan stabil di tengah mobilitas yang tinggi, sehingga pelanggan dapat menikmati konektivitas tanpa hambatan, baik saat dalam perjalanan maupun saat beraktivitas di lokasi tujuan,” ujarnya.
Sebagai bagian dari transformasi Indosat menjadi AI TechCo, pemanfaatan AIvolusi5G juga menghadirkan perlindungan digital tambahan melalui fitur Anti-Spam dan Anti-Scam yang bekerja secara real-time di tingkat jaringan. Fitur ini membantu melindungi pelanggan dari potensi ancaman digital tanpa perlu instalasi aplikasi tambahan.

