BANDUNG, KANALINDONESIA.COM : Berdasarkan keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 561.7/Kep.798-Kesra/2024 Tentang Upah Minimum Kabupaten/Kota di Daerah Provinsi Jawa Barat Tahun 2025, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat resmi menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2026.
Kenaikan UMP Jawa Barat di 2026 ditetapkan menjadi Rp 2.317.601, naik Rp 126.363 atau sekitar 5,77%, dari UMP 2025 yang mencapai Rp 2.191.238.
“Kenaikan untuk provinsi sudah ditetapkan sebesar 5,77%,” Ungkap Dedi Mulyadi saat memberi keterangan pers di Gedung Pakuan Kota Bandung, Rabu (24/12/2025).
Berikut besaran Upah Minimum Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Barat 2026 :
UMK Kota Bekasi 2026: Rp5,992,931.93 UMK Kabupaten Karawang 2026: Rp5,886.852,34 UMK
Kabupaten Bekasi 2026:Rp5,938,885.00 UMK Kabupaten Purwakarta2026: Rp5,052,856.00
UMK Kabupaten Subang 2026: Rp3,737,482.00
UMK Kota Depok 2026: Rp5,522,662.00 UMK Kota Bogor 2026: Rp5,437,203.00
UMK Kabupaten Bogor 2026: Rp5,161,769.00
UMK Kabupaten Sukabumi 2026: Rp3,893,201.00
UMK Kabupaten Cianjur 2026: Rp3,338,359.18
UMK Kota Sukabumi 2026: Rp3,192,807.00
UMK Kota Bandung 2026: Rp4,737,678.00
UMK Kota Cimahi 2026: Rp4,090,568.00
UMK Kabupaten Bandung Barat 2026: Rp3,990,428.00
UMK Kabupaten Sumedang 2026: Rp3,949,855.36
Kabupaten Bandung 2026: Rp3,972,202.00
UMK Kabupaten Indramayu 2026: Rp2,910,254.00
UMK Kota Cirebon 2026: Rp2,878,646.00
UMK Kabupaten Cirebon 2026: Rp2,880,797.86
UMK Kabupaten Majalengka 2026: Rp2,595,368.00
UMK Kabupaten Kuningan 2026: Rp2,369,379.27
UMK Kota Tasikmalaya 2026: Rp2,980,336.00
UMK Kabupaten Tasikmalaya 2026: Rp2,871,874.00
UMK Kabupaten Garut 2026: Rp2,472,227.0
UMK Kabupaten Ciamis 2026: Rp2,373,643.46
UMK Kabupaten Pangandaran 2026: Rp2,351,250.00
UMK Kota Banjar 2026: Rp2,361,777.09
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menjelaskan, penentuan besaran UMP mempertimbangkan dari beberapa faktor, mulai dari kepentingan dan kesejahteraan buruh hingga keberlangsungan dunia usaha. Ia menyebut pemerintah mengambil jalan tengah untuk menentukan UMP.
“Kita harus mengambil jalan tengah yang akomodatif terhadap kepentingan pekerja/buruh, tetapi juga mempertimbangkan kepentingan ekonomi dan kepentingan dunia usaha yang harus berkembang,” jelasnya.
Meskipun UMP sudah ditetapkan, namun untuk Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) masih menunggu Surat Keputusan (SK) Gubernur disahkan. (Fey)

