SIDOARJO, KANALINDONESIA.COM: Polda Jawa Timur memperketat pengawasan pelayanan publik di titik transportasi vital dengan memeriksa langsung Pos Pengamanan (Pospam) Terminal Purabaya Bungurasih, Sidoarjo, Jumat (26/12/2025). Langkah ini bertujuan memastikan masyarakat mendapatkan jaminan keamanan dan kenyamanan selama masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Irwada Polda Jatim, Kombes Pol Ary Satriyan, memimpin langsung peninjauan tersebut dengan didampingi jajaran Kasatgas Operasi Lilin Semeru. Dalam inspeksi ini, tim memprioritaskan pemeriksaan pada tiga aspek utama: kehadiran serta kelengkapan personel, ketersediaan sarana prasarana pendukung, dan efektivitas mekanisme pelayanan bagi penumpang angkutan umum.
Kabid Humas Polda Jatim sekaligus Kasatgas Humas Ops Lilin Semeru, Kombes Pol Jules Abraham Abast, menegaskan bahwa pengecekan ini merupakan upaya Polda Jatim untuk mengoptimalkan seluruh rangkaian pelayanan di terminal. Menurutnya, kesiagaan petugas menjadi kunci utama dalam memberikan rasa aman bagi warga yang melakukan perjalanan.
“Kami memastikan seluruh personel telah siap siaga dan mampu memberikan pelayanan terbaik. Fokus kami adalah menjamin masyarakat, khususnya penumpang di Terminal Bungurasih, merasa nyaman dan terlindungi,” ujar Kombes Pol Jules Abraham Abast.
Selain memeriksa kesiapan teknis, Polda Jatim juga memperkuat komitmen untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap kondusif. Kepolisian menjamin aspek keamanan dan keselamatan menjadi prioritas utama selama pelaksanaan Operasi Lilin Semeru berlangsung.
Dalam kesempatan tersebut, Kombes Pol Jules Abraham Abast juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga ketertiban. Ia mengimbau para penumpang agar selalu mematuhi aturan yang berlaku dan segera melaporkan segala bentuk tindakan mencurigakan kepada petugas di lapangan.
Hingga berakhirnya peninjauan, situasi di Terminal Purabaya Bungurasih terpantau aman dan tertib. Aktivitas keberangkatan maupun kedatangan penumpang berlangsung lancar di bawah pengawasan ketat aparat gabungan. (Irwan)

