Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL SURABAYA

Bongkar Aksi Curanmor Antarkota, Polsek Kenjeran Surabaya Amankan Dua Pelakunya

Bongkar Aksi Curanmor Antarkota, Polsek Kenjeran Surabaya Amankan Dua Pelakunya

SURABAYA, KANALINDONESIA.COM: Unit Reskrim Polsek Kenjeran mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) lintas daerah, yang beraksi di Surabaya dan sejumlah kota lain di Jawa Timur. Satu pelaku diamankan di Surabaya, sementara satu lainnya ditangkap di Bojonegoro.

Tersangka berinisial RA, warga Jalan Kapas Madya, Surabaya, ditangkap petugas saat berjalan kaki di sekitar SPBU Jalan Kedung Cowek. Ia dibekuk setelah polisi menelusuri rekaman CCTV, terkait pencurian sepeda motor Honda Beat milik warga di kawasan Jalan Tanah Merah Indah Sayur V, Surabaya.

Melalui Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Iptu Suroto, Kapolsek Kenjeran Kompol Yuyus Andriastanto menjelaskan, aksi pencurian tersebut terjadi pada 17 September 2025.

“Saat itu korban memarkir motornya di depan rumah. Namun ketika akan digunakan, kendaraan sudah raib. Dari hasil penyelidikan dan rekaman CCTV, kami mengidentifikasi ciri-ciri pelaku dan sarana yang digunakan. RA berhasil kami amankan, sedangkan rekannya berinisial N ditangkap Polres Bojonegoro,” ujar Iptu Suroto, Minggu (28/12/2025).

Dalam aksinya, RA dan N berbagi peran. N bertindak sebagai eksekutor dengan merusak kunci kontak motor. Sementara RA membantu mendorong kendaraan hasil curian. Motor tersebut kemudian dijual oleh N dengan harga Rp2,5 juta.

“RA mendapat bagian Rp 800 ribu yang diakui digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, termasuk biaya kos,” jelasnya.

Hasil pemeriksaan mengungkap, komplotan ini bukan pemain baru. Keduanya mengaku telah empat kali melakukan pencurian sepeda motor di sejumlah daerah, mulai Mojokerto, Lamongan, Wonoayu, hingga Surabaya.

“Kami juga mencatat RA merupakan residivis kasus pencurian burung. Saat ini, kedua tersangka masih menjalani proses hukum, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Kami terus mendalami kemungkinan keterlibatan mereka dalam kasus curanmor lainnya,” pungkasnya. (Anto)

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita