PONOROGO, KANALINDONESIA.COM: Musibah kebakaran melanda area gudang farmasi dan penyimpanan dokumen di lantai dua gedung RSUD dr. Hardjono Ponorogo. Meski sempat menimbulkan kepanikan, pihak kepolisian memastikan bahwa stok obat-obatan untuk pelayanan pasien dalam kondisi aman.
Kasatreskrim Polres Ponorogo, AKP Imam Mujali, mengungkapkan bahwa kebakaran tersebut menghanguskan sekitar 25 hingga 30 persen area di lantai dua yang menjadi tempat penyimpanan dokumen dan obat-obatan.
Selain itu, kerusakan akibat api juga terjadi di area dekat tangga di lantai satu dengan tingkat kerusakan sekitar 25 persen.
“Tempat kejadian yang kebakaran itu tempat obat-obatan dan dokumen. Di atas itu mungkin 25 persen sampai 30 persen gedung itu terbakar di lantai dua. Lantai satu pun sama, dekat tangga itu kurang lebih 25 persen,” ujar AKP Imam Mujali saat memberikan keterangan di lokasi kejadian.
Meski area penyimpanan terdampak, AKP Imam Mujali menegaskan bahwa mayoritas stok obat-obatan yang berada di gedung tersebut berhasil diselamatkan dan tidak ikut terbakar.
“Alhamdulillah yang di gedung atas lantai dua itu 90 persen aman. Sementara insyaallah (stok obat) aman, tapi nunggu penyelidikan lebih lanjut,” tambahnya.
Saat ini, pihak kepolisian dari Unit Identifikasi Polres Ponorogo masih melakukan pendalaman untuk mengetahui penyebab pasti munculnya titik api.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, sumber api diduga berasal dari lantai satu. Sejumlah barang bukti terkait titik awal api telah diamankan oleh petugas untuk keperluan investigasi lebih lanjut.

