CIREBON, KANALINDONESIA.COM – Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar turun langsung ke lokasi banjir di Perumahan Green Pamengkang, Desa Pamengkang, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Senin (5/1/2026) sore.
Langkah cepat tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan banjir berjalan optimal serta menjamin keselamatan warga terdampak.
Pengecekan difokuskan di sepanjang Jalan Astrajingga Blok G1 hingga G11 Perumahan Green Pamengkang yang terendam banjir. Kegiatan berlangsung sejak pukul 17.30 WIB hingga sekitar pukul 20.00 WIB, menyusul meluapnya air ke kawasan permukiman warga.
Kapolres hadir bersama unsur Forkopimda, jajaran Polri, TNI, pemerintah daerah, serta perangkat wilayah setempat. Kehadiran pimpinan daerah ini menjadi wujud respons cepat dan kepedulian pemerintah terhadap kondisi darurat yang dialami masyarakat.
Kapolsek Mundu AKP Didi Sumardi menjelaskan, banjir terjadi akibat jebolnya tanggul Sungai Sigagak yang melintasi kawasan Perumahan Green Pamengkang sekitar pukul 17.00 WIB. Akibat peristiwa tersebut, air sungai meluap dan menggenangi rumah-rumah warga.
“Di beberapa titik, ketinggian air mencapai selutut orang dewasa sehingga mengganggu aktivitas warga dan memerlukan penanganan segera,” ujar AKP Didi.
Dalam penanganan awal, aparat gabungan melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kondisi tanggul yang jebol serta lingkungan sekitar. Langkah ini dilakukan guna mengantisipasi potensi banjir susulan dan memastikan situasi tetap aman.
Sekitar pukul 19.30 WIB, banjir dilaporkan mulai berangsur surut. Meski demikian, personel gabungan tetap disiagakan untuk melakukan pemantauan intensif, mengingat potensi curah hujan yang masih tinggi.
Kapolres Cirebon Kota memastikan jajaran Polri tetap siaga di lokasi untuk membantu warga terdampak serta mendukung proses penanganan darurat.
Hal ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

