64 Guru Jabar Tuntaskan Program Nihongo Partners, Perkuat Kompetensi Global Pendidikan Jabar

64 Guru Jabar Tuntaskan Program Nihongo Partners, Perkuat Kompetensi Global Pendidikan Jabar

BANDUNG, KANALINDONESIA.COM : Sebanyak 64 guru dari 36 sekolah di Jawa Barat resmi menuntaskan Program Nihongo Partners (Japanese Language Education Assistant) Japan Foundation Gelombang 23B setelah menjalani pembelajaran intensif selama enam bulan. Program ini tidak hanya memperkaya kompetensi bahasa Jepang, tetapi juga menanamkan nilai disiplin, pembentukan karakter, serta pemahaman lintas budaya yang mendalam.

Salah satu peserta, Eneng Sri Mulyati, guru dari SMKS Teknika Cisaat, mengaku program Nihongo Partners menjadi pengalaman berharga yang berdampak langsung pada pengembangan dirinya sebagai pendidik.

“Saya tidak hanya mendapatkan pengetahuan akademis, tetapi juga banyak belajar tentang budaya, kedisiplinan, dan cara hidup orang Jepang,” ujar Eneng saat penutupan program di Aula Tikomdik Disdik Jabar, Kota Bandung, Jumat (16/1/2026).

Pengalaman lintas budaya juga dirasakan oleh para Nihongo Partners asal Jepang. Ishioka Yuki, yang bertugas di SMAN 1 Nagreg dan SMKN 1 Rancaekek, menyampaikan bahwa keterbatasan bahasa Indonesia tidak menjadi penghalang untuk beradaptasi.

“Berkat kebaikan para guru dan siswa, saya bisa belajar banyak hal dan menjalani hari-hari dengan penuh semangat,” ungkapnya.

Sementara itu, perwakilan Japan Foundation, Hirota Yoshihisa, menegaskan bahwa Nihongo Partners bukan sekadar program pembelajaran bahasa, melainkan sarana membangun jembatan persahabatan dan pertukaran budaya antara Indonesia dan Jepang.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bidang PSMK Disdik Jabar, Edy Purwanto, yang mewakili Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, menyatakan bahwa program ini sejalan dengan visi Pemprov Jabar dalam menyiapkan lulusan SMA dan SMK yang berdaya saing global, termasuk membuka peluang kerja di Jepang.

“Kami berharap kerja sama dengan Japan Foundation dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak sekolah, sehingga semakin banyak siswa yang siap secara bahasa, budaya, dan keterampilan untuk bersaing di tingkat global,” pungkasnya.

Program Nihongo Partners pun diharapkan menjadi motor penggerak peningkatan kualitas pendidikan vokasi dan bahasa asing di Jawa Barat, sekaligus memperkuat hubungan strategis Indonesia–Jepang di bidang pendidikan. (Fey)