BANDUNG, KANALINDONESIA.COM : Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Sinergi Pelaksanaan Program dan Kegiatan Urusan Pemerintahan Umum di Daerah, yang berlangsung di Hotel Pullman Jakarta Central Park, Kamis (15/1/2026).
Forum strategis ini menjadi langkah konkret pemerintah pusat dalam memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah guna mengawal pelaksanaan program prioritas Presiden serta implementasi delapan misi pembangunan nasional yang tertuang dalam Asta Cita.
Rakornas tersebut dihadiri para bupati dan wali kota dari seluruh Indonesia. Kegiatan dibuka langsung oleh Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri, Prof. (H.C.) Dr. Drs. Akmal Malik, M.Si., CGRE, yang menekankan pentingnya sinergi lintas pemerintahan dalam menjaga stabilitas nasional sekaligus mendorong percepatan pembangunan daerah.
Usai menghadiri rakornas, Bupati Bandung Dadang Supriatna, didampingi Kepala Bappeda dan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bandung untuk terus memperkuat harmonisasi kebijakan dengan pemerintah pusat. Menurutnya, sinergi yang solid menjadi kunci agar program prioritas nasional dapat diterjemahkan secara efektif dan tepat sasaran di tingkat daerah.
“Rakornas ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan arah kebijakan sekaligus mempertegas peran pemerintah daerah sebagai garda terdepan pembangunan,” ujar Bupati Bandung.
Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah bukan sekadar pelaksana kebijakan, melainkan mitra strategis pemerintah pusat dalam mewujudkan visi besar Presiden.
Bupati menambahkan, seluruh program prioritas nasional dan Asta Cita harus diwujudkan dalam bentuk aksi nyata yang manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat.
“Tujuan akhirnya adalah pelayanan publik yang berkualitas serta pembangunan yang berdampak langsung bagi kesejahteraan rakyat,” katanya.
Selain fokus pada pembangunan, Bupati Bandung juga menekankan pentingnya menjaga stabilitas, ketentraman, dan ketertiban umum. Ia menilai, kondisi daerah yang aman dan kondusif merupakan fondasi utama bagi pembangunan yang efektif dan berkelanjutan.
Melalui Rakornas ini, diharapkan terbangun peta jalan strategis yang mampu memperkuat kemandirian bangsa serta mendorong pemerataan kesejahteraan di seluruh wilayah Indonesia melalui sinergi nyata antara pemerintah pusat dan daerah. (Fey)

