Plt. Bupati Ponorogo Luncurkan Program Koperasi Desa “Merah Putih” untuk Mandirikan Ekonomi Desa

Plt. Bupati Ponorogo Luncurkan Program Koperasi Desa “Merah Putih” untuk Mandirikan Ekonomi Desa

PONOROGO, KANALINDONESIA.COM: Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Ponorogo, Lisdyarita, secara resmi membuka acara Sarasehan Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) di Gedung Rapat Paripurna DPRD Ponorogo, Selasa (20/01/2026).

Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan peran strategis desa sebagai ujung tombak pembangunan nasional dan meluncurkan program Koperasi Desa “Merah Putih” sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan.

Lisdyarita menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan di tingkat daerah hingga nasional sangat bergantung pada kemandirian ekonomi di tingkat desa.

Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Ponorogo bersinergi dengan pemerintah pusat untuk menetapkan pengelolaan Koperasi Desa Merah Putih sebagai pilar utama ekonomi desa yang berkelanjutan.

​“Dengan adanya koperasi desa ini, kita ingin fokus meningkatkan perputaran ekonomi di desa. Ini akan membantu teman-teman kepala desa dan perangkat desa untuk lebih berdaya, sehingga pendapatan asli desa (PADesa) juga meningkat,” ujar Lisdyarita dalam sambutannya.

Program ini menargetkan pembangunan 307 gedung Koperasi Desa Merah Putih di seluruh wilayah Kabupaten Ponorogo. Lisdyarita melaporkan bahwa hingga saat ini sejumlah desa telah memulai proses pembangunan fisik, meski beberapa lainnya masih menghadapi kendala administratif terkait status lahan tanah kas desa. Terkait hal tersebut, Pemkab Ponorogo menggandeng berbagai pihak, termasuk TNI dan Polri, untuk mengawal percepatan pembangunan agar selesai sesuai target pada akhir Maret 2026.

Lebih lanjut, Lisdyarita memaparkan empat strategi utama dalam pengelolaan koperasi ini mendorong kebijakan desa melalui Peraturan Desa (Perdes) yang mendukung keberlangsungan koperasi; melakukan pengawasan konstruktif agar koperasi dikelola secara profesional dan akuntabel; menjadikan koperasi sebagai wadah aspirasi masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan warga.

Memperkuat kolaborasi antara Pemerintah Desa dan pengurus koperasi.

Di akhir pidatonya, Lisdyarita mengajak seluruh anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan pemangku kepentingan untuk memiliki komitmen kuat dalam mengawal program ini.

Ia berharap Koperasi Desa Merah Putih tidak hanya sekadar lembaga formal, tetapi menjadi solusi nyata dalam menyediakan modal usaha bagi masyarakat dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Mari kita bersama-sama membangun desa agar Ponorogo bisa bangkit menjadi daerah yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera,” pungkasnya sebelum secara resmi membuka acara tersebut.