BANDUNG BARAT, KANALINDONESIA.COM : Wakil Menteri Dalam Negeri Komjen Pol (Purn.) Akhmad Wiyagus bersama Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan turun langsung ke Posko Disaster Victim Identification (DVI) Biddokkes Polda Jabar di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu malam (24/1/2026), untuk memastikan penanganan korban bencana tanah longsor berjalan optimal, profesional, dan berlandaskan nilai kemanusiaan.
Kunjungan ini menegaskan kehadiran negara di tengah masyarakat yang dilanda duka, sekaligus memastikan seluruh tahapan identifikasi korban dilakukan secara akurat dan bermartabat.
Wamendagri dan Kapolda Jabar meninjau langsung Pos Ante Mortem dan Pos Post Mortem, serta menerima paparan terkini dari tim DVI terkait perkembangan proses identifikasi korban.
Kapolda Jabar juga berdialog langsung dengan personel di lapangan, menekankan pentingnya ketelitian, kehati-hatian, serta empati kepada keluarga korban yang masih menunggu kepastian nasib anggota keluarganya.
Selain itu, kesiapan sarana dan prasarana, dukungan tenaga medis, hingga pelayanan kesehatan bagi pengungsi dipastikan berjalan sesuai kebutuhan dan kondisi lapangan.
Penanganan longsor di Desa Pasirlangu melibatkan sinergi lintas sektor, mulai dari Tim SAR Sat Brimob Polda Jabar, Biddokkes Polda Jabar, TNI, BPBD, Basarnas, relawan, hingga masyarakat setempat.
Berdasarkan data sementara, sekitar 30 rumah tertimbun material longsoran, dengan jumlah korban terdata 114 orang, terdiri dari 21 orang selamat, 4 orang meninggal dunia, dan sekitar 89 orang masih dalam proses pencarian.
Wamendagri dan Kapolda Jabar menegaskan bahwa operasi SAR dan proses identifikasi akan terus dilanjutkan hingga seluruh korban ditemukan, serta mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan dan mengikuti seluruh arahan petugas demi keselamatan bersama. (Fey)

