BANGKALAN, KANALINDONESIA.COM: Setiap pimpinan memiliki gaya dan style tersendiri dalam memberi penilaian terhadap kinerja bawahanya. Seperti yang dilakukan oleh Kepala Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBP3A) Kabupaten Bangkalan – Jatim, Sudiyo yang akrab disapa Yoyok.
Bertepatan dengan acara apel pagi yang ditetapkan sebagai agenda tetap tahunan. Dihadiri seluruh jajaran dan puluhan penyuluh yang bertugas dilapangan (18 kecamatan). Bertempat di kantor Dinas KBP3A Bangkalan – Jatim, Rabu, 28 Januari 2026.
Terlihat, sebagai wujud peduli pimpinan terhadap kinerja bawahan. Kepala Dinas KBP3A Bangkalan, Yoyok memberi apresiasi atas raihan kinerja bawahanya pada tahun 2025 lalu. Berupa tropy (tanda penghargaan) dan hadiah kepada Balai Penyuluh berprestasi serta penyuluh pavorit.
“Untuk Balai Penyuluhan Berprestasi, tropy dan hadiah diberikan dalam 2 katagori yakni Juara I, II, III dan Juara Harapan I, II dan III,. Sedangkan Penyuluh Pavorit terdiri dari Juara I, II dan III, ” terang Yoyok, Kamis, (28/1/2026).
Berikut ini, daftar nama – nama peraih tropy (tanda penghargaan) dan hadiah Balai Penyuluh Berprestasi dan Penyuluh Pavorit 2025 :
Harapan III: Balai Kecamatan Tanah Merah (387), Harapan II: Balai Kecamatan Konang (389) Harapan I: Balai Kecamatan Kwanyar (398) Juara III: Balai Kecamatan Burneh (408) Juara II: Balai Kecamatan Galis (487) Juara I: Balai Kecamatan Socah (504)Penyuluh Terfavorit:Juara III: Yulia Juara II: Nurul Holifah Juara I: Endah
“Atas nama lembaga saya mengucapkan selamat kepada para juara. Kepada Penyuluh Pavorit, jadikan ini sebagai cambuk dan penyemangat diri, “pesannya.
Sementara itu, kepada awak media Yoyok menjelaskan bahwa kriteria dan sistim penilaian tahun ini mengalami perubahan yang cukup signifikan. Sebab seluruh indikator nantinya akan digabung menjadi satu kesatuan sehingga seluruh hasil penilaian lebih obyektif.
Terkait masalah rencana penerapan pembinaan seperti yang ditanyakan awak media. Lebih lanjut Yoyok mengatakan bahwa pembinaan akan diarahkan pada balai yang memiliki kinerja rendah. Akan terus dilakukan monitoring dan evaluasi (monev). Sedangkan bagi Balai yang sudah menunjukan prestasi membanggakan. Agar terus menunjukan konsistensinya dan berkomitmen memberi pelayanan terbaiknya kepada masyarakat.
“Jujur, saya bangga dengan adanya monev dan penilaian obyektif. Pesan saya kepada para penyuluh di tahun 2026 ini, tetap semangat dan beri pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkasnya.

