BANDUNG BARAT, KANALINDONESIA.COM: Memasuki hari keenam operasi pencarian, tim SAR gabungan kembali berhasil mengevakuasi tiga korban dari lokasi tanah longsor di Bandung Barat, Kamis (29/1). Penemuan ini menambah total temuan sejak hari pertama menjadi 56 kantong jenazah yang kini telah berada di tangan tim Disaster Victim Identification (DVI) untuk proses identifikasi.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Ph.D., menegaskan bahwa jumlah kantong tersebut masih memerlukan verifikasi medis lebih lanjut guna memastikan jumlah individu yang berhasil ditemukan.
“Kantong jenazah yang diserahkan ke tim DVI dapat berupa jenazah utuh maupun potongan anggota tubuh, sehingga perlu dilakukan pendalaman identifikasi yang saksama oleh tim medis,” ujar Abdul Muhari.
Hingga saat ini, tim DVI mencatat 40 jenazah telah berhasil teridentifikasi per Rabu (28/1) malam, dan sebagian besar telah diserahkan kepada pihak keluarga. Sementara itu, petugas memperkirakan masih terdapat 24 jiwa yang dinyatakan hilang dan menjadi target utama pencarian selanjutnya.
Pada pencarian hari ini, tim difokuskan pada sektor A1 dan B1. Sebanyak 15 unit ekskavator serta anjing pelacak (K9) dikerahkan untuk mempercepat proses evakuasi di tengah medan yang sulit. Meskipun cuaca di lokasi sering diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang, sebanyak 3.229 personel gabungan tetap berupaya maksimal melakukan penyisiran.
Operasi pencarian dihentikan sementara sore ini dan akan dilanjutkan kembali esok pagi dengan menyisir kembali sektor A dan sektor B. Fokus utama tetap pada percepatan evakuasi korban yang diyakini masih tertimbun material longsor.(Fey)

