SURABAYA KANALINDONESIA.COM – Retreat Partai Demokrat Jatim yang digelar di Surabaya menjadi momentum keakraban para kader dengan para Petinggi partai setelah melewati masa pelaksana Pemilu dan Pilkada serentak yang berlangsung setahun lalu
Ditemui usai menggelar Gala Dinner yang dihadiri Ketua Majelis Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan pengurus DPD Demokrat Jatim dan seluruh anggota legislatif dari tingkatan kabupaten/kota hingga Pusat di Shangri-La Hotel Surabaya, Ketua DPD Demokrat Jatim Emil Dardak mengatakan bahwa ini momentum untuk kembali menyelaraskan langkah menjalin kebersamaan dan melihat peran besar Demokrat untuk mengabdi pada negara.
“Ini kesempatan bagi kita semua untuk rehat sejenak dan berkumpul dalam suasana kebersamaan,” ujar Emil usai silaturahmi dan makan malam bersama jajaran Partai Demokrat Jawa Timur yang turut dihadiri Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Jumat (30/1/2026).
Tidak ingin sekedar menjadi acara seremoni, agenda kali ini akan menjadi ruang evaluasi yang lebih mendalam bagi seluruh elemen partai. Tidak hanya berpikir peluang kemenangan politik, tapi juga penguatan peran pengabdian di berbagai lini, baik struktur partai, legislatif, maupun eksekutif.
“Tidak hanya bicara politik, Kita ingin menilai kembali seberapa efektif kontribusi partai sejak pemerintahan baru berjalan,” tegasnya.
Acara ini diawali semalam dengan agenda Gala Dinner, ramah tamah menghadirkan band lokal asal Pacitan yang melantunkan lagu-lagu Koes Ploes yang memang menjadi grup favorit SBY, sejumlah lagu juga dilantunkan oleh SBY.
Kehadiran Susilo Bambang Yudhoyono bagi Emil disebutnya sebagai suntikan semangat tersendiri bagi para kader Demokrat Jawa Timur. “Kami menunggu wejangan beliau untuk para kader Demokrat di Jatim,” ungkap Emil.
Emil mengatakan, SBY kerap menekankan dua pilar penting dalam politik, yakni strategi meraih kemenangan serta kemampuan menjalankan pemerintahan secara baik dan efektif. Selain itu, pandangan global SBY juga dinantikan para peserta.
“Beliau selalu menekankan how to win dan how to govern,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Emil juga menyinggung komitmen Partai Demokrat terhadap isu-isu fundamental, termasuk dukungan terhadap kemerdekaan Palestina. Ia menilai partai harus memiliki pijakan moral yang jelas di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian.
“Di tengah kompleksitas global, kita perlu sikap yang tegas dan berprinsip,” tuturnya.
Retreat ini menurut wakil Gubernur Jatim ini menjadi ruang berinteraksi dengan para kader, sekaligus menjadi ajang konsolidasi Demokrat Jawa Timur, terlebih SBY merupakan putra asli Pacitan yang memiliki ikatan emosional kuat dengan Jawa Timur.
“Ini momentum untuk memperkuat kebersamaan sekaligus menyelaraskan visi Partai Demokrat di Jawa Timur,” kata Emil.
SBY sendiri tampak sumringah dan menyapa sejumlah kader usai acara. Sejumlah kader juga menggunakan momen ini untuk foto bersama SBY.
“Malam ini acaranya santai ya, besok baru kita serius,” sapa SBY ke para kader. Nang
Nang

