PONOROGO, KANALINDONESIA.COM: Tim gabungan BPBD Ponorogo dan Basarnas Trenggalek mengevakuasi jasad Adi Saputra (14), seorang pelajar SMP yang ditemukan tewas di dalam sumur sedalam 26 meter pada Senin (9/2/2026) pagi.
Penemuan jasad ini mengakhiri pencarian warga Desa Bulu Lor, Kecamatan Jambon, setelah korban dilaporkan hilang selama tiga hari sejak Jumat (6/2/2026).
Tim penyelamat baru bisa mengangkat jenazah korban pada Senin pagi karena terkendala cuaca ekstrem dan teknis lapangan.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Ponorogo, Agung, menjelaskan bahwa hujan deras pada Minggu malam memaksa tim menunda proses evakuasi demi keselamatan personel.
“Basarnas Trenggalek bersama BPBD langsung menuju lokasi pagi ini. Kami harus mengutamakan keselamatan tim rescue karena kondisi sumur yang memiliki kedalaman sekitar 26 meter dan berisi air,” ujar Agung.
Warga pertama kali mencurigai keberadaan jasad di dalam sumur pada Minggu (8/2/2026) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Setelah memastikan adanya jenazah, warga segera melaporkan temuan tersebut kepada aparat setempat yang kemudian meneruskan informasi ke tim BPBD dan Basarnas.
Petugas langsung membawa jenazah Adi Saputra ke RSUD Dr. Harjono Ponorogo untuk menjalani pemeriksaan medis segera setelah proses evakuasi selesai.
Saat ini, pihak kepolisian masih mendalami penyebab pasti jatuhnya korban ke dalam sumur tersebut sebelum menyerahkan jenazah kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

