Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL GRESIK

Ruwat Deso Sumemgko Gresik, Tradisi Kuno yang Harus Dipertahankan di Tengah Arus Modernisasi

Ruwat Deso Sumemgko Gresik, Tradisi Kuno yang Harus Dipertahankan di Tengah Arus Modernisasi

GRESIK, KANALINDONESIA.COM : Tradisi dan budaya lokal selalu memiliki daya tarik tersendiri di tengah perkembangan zaman yang kian modern. Melestarikannya menjadi bentuk penghormatan terhadap warisan leluhur yang mulai tergerus oleh perubahan zaman.

Di wilayah Desa Sumengko, sejumlah tradisi masyarakat adat perlahan memudar. Masuknya pendatang dan pesatnya pembangunan industri dan pertokoan membuat sebagian masyarakat tak lagi memahami nilai budaya lokal. Meski demikian, warga di kawasan pedesaan masih berupaya mempertahankan akar tradisi leluhurnya.

Seperti yang dilakukan Desa Sumengko, Kabupaten Gresik. Setiap tahun, mereka menggelar ritual sedekah bumi sebagai ungkapan rasa syukur atas panen raya. Tahun ini, kegiatan dilaksanakan pada Senin (16/02/2026) di punden atau makam leluhur setempat sebagai bentuk penghormatan dan pelestarian adat Jawa yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Kepala Desa Sumengko, Subambang menegaskan bahwa sedekah bumi merupakan tradisi yang wajib dijaga keberlangsungannya, kegiatan ini harus tetap digelar.

“Perayaan sedekah bumi ini adalah salah satu upaya menjalin silaturahmi antarmasyarakat sekaligus bentuk rasa syukur kepada Sang Pencipta,” ujarnya.

Ia menambahkan, tradisi tersebut juga menjadi simbol komitmen warga untuk nguri-uri budaya leluhur agar tidak hilang ditelan zaman.

“Budaya seperti ini tidak boleh sampai punah. Ini identitas kita,” tegas pak Jibin sapaan akrab Kades Subambang.

Acara sedekah bumi semakin meriah dengan arak-arakan gunungan hasil bumi dan berbagai tampilan unik dari warga setempat, membawa suasana penuh nilai spiritual dan hiburan bagi warga sekitar.

Editor : Irwan

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita