PONOROGO, KANALINDONESIA.COM: Akses jalan utama yang menghubungkan Desa Baosan Lor dan Desa Baosan Kidul, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo, yang sebelumnya tertimbun material longsoran dari tebing setinggi 5 meter dan menutup total jalur transportasi tersebut telah bisa dilalui kembali pada Minggu (22/02/2026).
Personel Koramil Tipe B 0802/21 Ngrayun bersama warga dan dinas terkait berupaya keras sehingga berhasil membuka kembali akses jalan tersebut.
Longsor yang menutup jalan tersebut bermula saat wilayah Desa Baosan Lor, Kecamatan Ngrayun diguyur hujan deras pada Jumat sore (20/02/2026) sehingga memicu terjadinya longsor.
Material tanah menimbun badan jalan sehingga kendaraan bermotor sama sekali tidak dapat melintasi jalur penghubung antar-desa tersebut.
Guna menormalkan kembali fungsi jalan, Danramil Tipe B 0802/21 Ngrayun, Kapten Inf Parwoto, memimpin langsung aksi kerja bakti pada Minggu pagi. Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya anggota Koramil 0802/21 Ngrayun; Dinas PU; serta relawan Tagana Desa Baosan Lor dan Baosan Kidul dan perangkat desa serta masyarakat setempat.
“Kami melakukan kerja bakti berdasarkan hasil koordinasi dengan berbagai pihak terkait. Alhamdulillah, berkat sinergi dan semangat gotong royong, evakuasi material longsor selesai dengan baik sehingga arus lalu lintas kembali normal,” ujar Kapten Inf Parwoto di lokasi kejadian.
Aksi cepat anggota Koramil 0802/21 Ngrayun dalam menangani bencana ini menjadi bukti nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat. Upaya tersebut merupakan komitmen TNI untuk selalu sigap membantu warga dan memberikan solusi atas permasalahan yang terjadi di wilayah teritorial mereka.

