“Inisiatif strategis perusahaan pada 2026 difokuskan pada penguatan infrastruktur energi, peningkatan keandalan operasional, serta optimalisasi pemanfaatan sumber energi yang lebih bersih dan efisien,” kata Indra.
Ke depan, Pertagas juga mendorong pengembangan peluang bisnis baru melalui optimalisasi infrastruktur gas dan LNG, peningkatan efisiensi rantai pasok, serta pengembangan energi masa depan seperti hidrogen dan biomethane. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat portofolio bisnis perusahaan sekaligus mendukung transisi menuju sistem energi yang lebih berkelanjutan.
Dengan berbagai strategi tersebut, Pertagas optimistis mampu mempertahankan momentum pertumbuhan sekaligus memperluas kontribusi dalam mendukung ketahanan energi nasional dan pertumbuhan ekonomi Indonesia.

