Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL JATIM

Beri Rasa Nyaman Arus Lebaran, Fraksi PDIP DPRD Jatim Minta Dinas Kesehatan Buka Posko Layanan Kesehatan Mudik

Beri Rasa Nyaman Arus Lebaran, Fraksi PDIP DPRD Jatim Minta Dinas Kesehatan Buka Posko Layanan Kesehatan Mudik

SURABAYA KANALINDONESIA.COM – Agar perjalanan mudik masyarakat di Jawa Timur aman dan berkurang rasa khawatirnya FPDIP Jatim mendesak Dinas Kesehatan Provinsi Jatim untuk menyiagakan dokter dan perawat di berbagai titik strategis selama arus mudik Lebaran. Alasannya setiap musim mudik Lebaran selalu diiringi dengan meningkatnya mobilitas masyarakat yang berpotensi menimbulkan berbagai persoalan kesehatan, mulai dari kelelahan, kecelakaan lalu lintas, hingga kondisi medis darurat lainnya.

Anggota Fraksi PDIP DPRD Jawa Timur, Hari Yulianto menjelaskan langkah tersebut dinilai penting guna mengantisipasi lonjakan kebutuhan layanan kesehatan bagi para pemudik yang melintas di wilayah Jawa Timur.

Maka Dinas Kesehatan harus
memastikan kesiapan tenaga medis di posko-posko pelayanan kesehatan, khususnya di jalur utama mudik, terminal, stasiun, pelabuhan, serta rest area.

“Kami meminta Dinas Kesehatan menyiapkan dokter dan perawat yang siaga selama arus mudik dan balik Lebaran. Ini penting agar masyarakat yang melakukan perjalanan jauh tetap mendapatkan pelayanan kesehatan dengan cepat,” ujarnya, Rabu (11/3/2026).

Menurut anggota Komisi E DPRD Jatim ini, keberadaan tenaga medis di lapangan akan sangat membantu pemudik yang mengalami gangguan kesehatan selama perjalanan. Apalagi Jawa Timur menjadi salah satu daerah tujuan maupun lintasan utama pemudik dari berbagai wilayah di Pulau Jawa.

Selain menyiagakan tenaga medis, kata Hari, DPRD juga mendorong pemerintah daerah menyiapkan fasilitas pendukung seperti ambulans, obat-obatan, serta posko kesehatan yang mudah diakses oleh masyarakat.

“Pelayanan kesehatan harus benar-benar siap, terutama di titik-titik yang menjadi jalur padat pemudik. Jangan sampai ketika terjadi kondisi darurat justru tenaga medis tidak tersedia,” tegasnya.

Fraksi PDI Perjuangan pun berharap koordinasi lintas sektor antara Dinas Kesehatan, rumah sakit, serta instansi terkait dapat diperkuat sehingga pelayanan kesehatan selama masa mudik Lebaran dapat berjalan optimal dan memberikan rasa aman bagi masyarakat.

Sebelumnya, Gubernur Khofifah menyampaikan bahwa Jawa Timur diproyeksikan menjadi salah satu tujuan utama pemudik nasional pada Lebaran tahun ini. Diperkirakan sebanyak 24,90 juta orang atau sekitar 17,3 persen dari total pemudik nasional akan masuk ke wilayah Jawa Timur. Nang

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita