BANGKALAN, KANALINDONESIA.COM: Memasuki bukan Ramadhan ke -29 dan H-1 Idul Fitri 1447.H. Harga cabai di beberapa pasar tradisional Bangkalan – Jatim, seperti di pasar tradisional Ki Lemah Duwur, pasar tradisional Bancaran dan pasar dadakan Sorjan. Semakin pedas dan membuat emak – emak menjerit kecil.
Terbukti dari hasil pantauan KI.COM di pasar Sorjan Bangkalan. Harga cabai yang sebelumnya Rp.120 ribu/kg naik drastis menjadi Rp. 140 ribu/kg.
“Hari ini harga cabai naik dari Rp. 120 ribu menjadi Rp. 140 ribu/kg, ” terang salah satu penjual kebutuhan pokok di pasar Sorjan, Hotimah, Kamis, (19/3/2026).

Tidak beda dengan yang disampaikan pedagang sembako di pasar Bancaran, Rokayah. Menurutnya, kenaikan harga cabai memasuki Ramadhan ke – 29 dan H-1 Idul Fitri 1447.H merupakan lagu lama dan sudah menjadi tradisi yang sulit dihindari.
“Belum begitu lama harga cabai naik Rp. 120 ribu, hari ini naik lagi menjadi Rp. 140 ribu/kg, ” ucap Rokayah.
Disisi lain, akibat kenaikan cabai yang cukup signifikan tersebut, membuat emak – emak yang dijumpai di pasar tradisional Bancaran menjerit dan mengadu ke media KI. COM. Salah satu antaranya, Mariyani, berujar setiap bulan puasa tiba, harga cabai selalu begitu dan sulit dibendung.
“Setiap ramadhan tiba dan jelang Idul Fitri, harga cabai akan semakin pedas dan membumbung tinggi. Termasuk harga daging sapi juga naik dari Rp. 120 ribu hari naik menjadi Rp.150 ribu/kg,” keluh Mariyani
Sementara itu, Analisis Perdagangan Dinas Koperasi, UM dan Perdagangan Bangkalan, Pipit. Saat dikonfirmasi awak media, penjelasannya nyaris sama seperti yang disampaikan beberapa waktu lalu. Sesuai hasil survey di lapangan, kejadian serupa akan bersifat masive dan terus berulang karena hukum pasar memang begitu.
“Harga – harga kebutuhan pokok seperti cabai sulit ditebak dan selalu naik jelang Idul Fitri, “pungkasnya

