Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL JATIM

Antisipasi Dampak Perang Timur Tengah Kader PKB Dihimbau Bantu Masyarakat dengan Menggelar Pasar Murah

Antisipasi Dampak Perang Timur Tengah Kader PKB Dihimbau Bantu Masyarakat dengan Menggelar Pasar Murah

SURABAYA KANALINDONESIA.COM — Seruan kepedulian kepada masyarakat
terkait kondisi ekonomi yang berpotensi terdampak konflik di Timur Tengah yang tengah berlangsung disampaikan
Ketua Fraksi PKB DPRD Jawa Timur, Muhammad Ashari.

Kepada seluruh anggota Fraksi PKB, Ashari menyerukan untuk menyalurkan gajinya membantu meringankan beban masyarakat. Ashari menegaskan situasi global saat ini berisiko memicu tekanan ekonomi, termasuk kenaikan harga kebutuhan pokok yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Ashari meminta anggota Fraksi PKB hadir di tengah masyarakat, tidak hanya melalui kebijakan, tetapi juga melalui aksi nyata yang bisa langsung dirasakan manfaatnya.

“Ini adalah bentuk solidaritas dan kepedulian kami. Di tengah ancaman krisis, sudah sepatutnya kita berbagi dan membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya, Kamis (19/3/2026)

Kepedulian kader PKB kepada rakyat kata Ashari, merupakan bagian dari arahan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar, sala satunya dengan untuk menggelar pasar murah yang dilaksanakan oleh PKB Jawa Timur di seluruh kabupaten/kota se-Jawa Timur.

Menurutnya, program pasar murah itu menjadi langkah konkret dalam membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, terutama di tengah tekanan ekonomi global.

Selain itu, politisi asal daerah pemilihan (Dapil) Nganjuk–Madiun ini juga juga mendorong agar penyaluran bantuan dari para anggota fraksi dilakukan secara tepat sasaran, terutama kepada kelompok masyarakat rentan seperti pekerja sektor informal, buruh, serta masyarakat berpenghasilan rendah.

“Langkah ini harus dilakukan secara terarah dan akuntabel, sehingga benar-benar bisa meringankan beban rakyat,” tambahnya.

Ashari berharap seruan tersebut dapat direspons positif oleh seluruh pejabat baik di legislatif maupun di eksekutif, sebagai bentuk kebersamaan dalam menghadapi tantangan ekonomi dan sosial yang dihadapi masyarakat, apalagi di momen lebaran ini masih banyak mayrakat yang kerepotan

“Ini bukan soal besar kecilnya bantuan, tetapi tentang kepedulian dan keberpihakan kita kepada rakyat. Momentum lebaran saat yang tepat dalam penyaluran plus mendengar aspirasi masyarakat di bawah,” pungkasnya. Nang

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita